Konten dari Pengguna

Fase Daur Hidup Obelia dan Penjelasannya secara Lengkap dalam Biologi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daur hidup obelia. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Daur hidup obelia. Sumber: unsplash.com

Obelia merupakan salah satu pengelompokkan hewan yang termasuk ke dalam klasifikasi coelenterata, yakni hewan yang mempunyai gastrovaskular. Umumnya, obelia ini melekat pada berbagai substrat yang ada di dalam laut. Misalnya, rumput laut, batu, terumbu karang, dan kayu yang berada di laut dangkal hingga kedalaman 80 meter. Bagi Anda yang ingin tahu tentang fase daur hidup obelia, simak penjelasannya dalam artikel ini, ya.

Fase Daur Hidup Obelia dan Penjelasannya secara Lengkap dalam Biologi

Daur hidup obelia. Sumber: unsplash.com

Obelia menjadi jenis hewan yang sering disebut dengan sea fur. Sebab, hidupnya berkoloni yang membuatnya jadi terlihat menyerupai bulu di dalam lautan. Adapun koloni tersebut berfungsi untuk melekatkan diri layaknya fungsi akar pada tumbuhan lumut.

Mengutip dari buku New Edition Big Book Biologi SMA Kelas X, XI, & XII karya Annisa Rahmah (2017:243), berikut ini adalah penjelasan tentang fase daur hidup obelia dalam biologi yang dapat Anda pahami.

  1. Polip dewasa akan menghasilkan dua jenis polip, yakni polip nutrisi yang bertentakel dan juga polip reproduktif tanpa tentakel.

  2. Polip tanpa tentakel ini kemudian bereproduksi secara vegetatif, yakni cara perkembangbiakan polip tanpa tentakel yang dilakukan melalui tunas. Adapaun tunas yang dihasilkan adalah tunas medusa.

  3. Selanjutnya, tunas medusa terlepas dari polip dan bebas di lautan.

  4. Pembuatan dilakukan oleh dua jenis medusa, yakni jantan dan betina. Medusa jantan melepaskan sel sperma dan medusa betina melepaskan sel ovum. Adapun pembuahan tersebut terjadi secara eksternal atau diluar tubuh. Nantinya sel obum yang dibuahi akan menjadi zigot, sedangkan medusa akan segera mati setelah mereka mengeluarkan gametnya.

  5. Setelah itu, akan terbentuk planula pasca zigot terbentuk. Jadi, zigot akan terus berkembang menjadi blastula berlapis tunggal dengan blastoceole. Akhirnya, lapisan ini berkembang menjadi solid yang membentuk gastrula. Adapun gastrula juga akan memanjang dan lapisan luarnya berkembang biak menjadi silia yang disebut dengan planula.

  6. Larva planula ini akan menempel di substrat dan siklus hidup planula yang bebas akan berakhir ketika planula tersebut mulai menempel di substrat.

  7. Planula akan berkembang menjadi koloni baru hingga mengulangi daur hidup obelia sejak awal lagi.

Demikian penjelasan singkat tentang daur hidup obelia. Semoga bermanfaat. (Anne)