Fasilitas Milik Google untuk Mengupload dan Mempublikasikan Video

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fasilitas milik Google untuk mengupload dan mempublikasikan video adalah YouTube. Namun, kehadiran YouTube tidak langsung menjadi bagian dari Google. YouTube diperkenalkan sejak tanggal 14 Februari 2005 yang bertepatan dengan hari kasih sayang. Pastinya, berdirinya kanal video tersebut telah mencuri perhatian kalangan masyarakat. Bahkan, sebelum Android populer, masyarakat telah menikmati tontonan YouTube di Warung Internet (warnet). Lalu, bagaimana sejarahnya hingga YouTube diakuisisi oleh Google? Simak penjelasannya di artikel ini.
Sejarah YouTube
Mengutip buku Obat Malas Dosis Tinggi for Worker and Employee Edition oleh Khalifa Bisma Sanjaya (2020), pendiri YouTube adalah Chad Hurley, Steve Chen Hurley, dan Jawed Karim. Awalnya, YouTube didesain sebagai platform kencan online. Namun, konsep ini kurang berjalan sukses dan menemukan banyak kendala.
Prinsip yang diterapkan YouTube adalah menyediakan wadah dengan interface yang sederhana supaya pengguna yang tidak terlalu paham teknologi bisa berpartisipasi mengunggah video di YouTube.
YouTube Dibeli Google
Seiring berjalannya waktu, popularitas YouTube semakin meroket. Namun, berbagai kendala mulai dihadapi oleh platform ini, seperti fasilitas komputer yang kurang, pelanggaran hak cipta, koneksi internet yang kurang memadai, dan lain sebagainya. Berbagai masalah tersebut membuat para pendiri YouTube berinisiatif untuk menjual YouTube.
Perusahaan Google akhirnya membeli YouTube dengan nilai 1,65 miliar dollar AS. Setelah diakuisisi, YouTube berjalan secara independen dengan para co-founder beserta 68 karyawan. Sejalan dengan banyaknya pengguna smartphone dan PC, YouTube akhirnya digunakan oleh banyak orag dari berbagai negara.
Pada tahun 2020, YouTube mengumumkan bahwa penghasilannya mencapai 5 miliar dollar AS dalam kurun waktu tiga bulan.
Di masa kini, YouTube tidak hanya sekadar menjadi platform berbagai video saja. YouTube telah berkembang menjadi wadah menambah wawasan, pengetahuan, dan ketrampilan. YouTube juga menjadi media berkarya dan mencari uang bagi para konten kreator. (DLA)
