Fungsi dan Ciri-Ciri Lagu Daerah Indonesia

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di benua Asia. Wilayah yang luas membuat Indonesia kaya akan keberagaman hayati dan juga kebudayaan. Salah satu kebudayaan yang diwarisi dari nenek moyang adalah lagu daerah. Terdapat banyak sekali lagu daerah di Indonesia. Lagu-lagu tersebut menggunakan bahasa masing-masing daerah. Salah satu keunikan dari lagu daerah adalah pada lagu daerah menceritakan kejadian masa lalu, legenda, kebudayaan, adat, agama, atau kebiasaan masyarakat setempat. Lalu apa sebenarnya fungsi dan ciri-ciri lagu daerah di Indonesia?
Ciri-Ciri Lagu Daerah Indonesia
Mengutip buku dengan judul Lagu Daerah karya Siti Rochani (2012:13), lagu daerah adalah lagu yang memiliki ciri khas yang berbeda antara daerah satu dengan daerah lainnya. Lagu di setiap daerah di Indonesia diciptakan oleh nenek moyang yang biasanya berdasarkan adat istiadat, kebiasaan, dan kebudayaan daerah setempat. Maka dari itu, setiap lagu daerah memiliki ciri khas dan keunikannya masing-masing. Berikut ciri-ciri lagu daerah:
Pada umumnya diiringi alat musik daerah setempat
Memuat pesan untuk para pendengar
Menjadi bagian dari kebudayaan daerah setempat
Diciptakan secara anonim atau tidak ada yang tahu siapa penciptanya
Menggambarkan kebudayaan masyarakat tertentu
Menggunakan bahasa daerah setempat
Dipelajari dan disebarluaskan secara lisan serta turun temurun
Fungsi Lagu Daerah
Ternyata lagu di setiap daerah memiliki fungsinya masing-masing. Berikut fungsi dari lagu daerah.
Pengiring Pertunjukan
Lagu daerah biasanya digunakan untuk pengiring pertunjukan, seperti pentas tari, wayang kulitm ketoprak, ludru dan lainnya. Saat digunakan sebagai pengiring pertunjukan, lagu daerah juga diiringi oleh musik dari daerah setempat.
Sarana Upacara Adat
Lagu daerah biasanya dinyanyikan saat upacara-upacara adat atau ritual adat. Sebagai contoh, di Sumba terdapat upacara adat bernama Merapu. Pada upacara tersebut menggunakan lagu daerah sebagai pengiring roh.
Media Komunikasi
Secara tidak langsung, lagu daerah merupakan sarana komunikasi. Sebab, lagu daerah biasnaya menceritakan kejadian masa lalu hingga kebiasaan adat masyarakat di daerah tertentu. seperti contohnya adalah lagu daerah dengan judul Suwe Ora Jamu yang berasal dari Jawa Tengah. Lagu ini berisi nasihat agar mempersiapkan kemungkinan yang paling buruk, meski salaam ini terjadi hal-hal yang baik.
Ternyata selain enak didengar, lagu daerah memiliki makna dan fungsinya tersendiri. Demikian artikel tentang ciri-ciri lagu daerah Indonesia. Semoga dengan adanya artikel ini, kita jadi lebih menghargai kebudayaan Indonesia. (FAR)
