Fungsi dan Ciri-Ciri Patung sebagai Karya Seni

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Patung merupakan karya seni rupa yang bisa diamati dari berbagai sisi karena bentuknya tiga dimensi. Fungsi dan ciri-ciri patung perlu diketahui bagi kamu yang sedang tertarik mempelajari seni.
Patung itu sendiri merupakan benda yang terbuat dari bahan yang keras atau plastik dan diolah sedemikian rupa hingga menjadi karya bernilai estetis.
Desain patung dapat dibuat dalam obyek bebas. Beberapa contoh media yang bisa digunakan untuk membuat patung yakni seperti semen, lilin, tanah liat, batu, logam, kayu, karet, kain, kaca, dan lain sebagainya.
Cara menikmati keindahan patung yakni dengan mengamatinya dari berbagai sisi. Agar lebih mengenal karakteristik patung, sebaiknya ketahui fungsi dan ciri-cirinya di artikel ini.
Baca juga : Mengenal Keindahan Seni Patung dan Teknik Pembuatannya
Fungsi Patung
Mengutip buku Seni Rupa SMP: Seni Lukis, Seni Patung, Seni Grafis, dan Pameran oleh Eighteen Salasi (2020), berikut adalah fungsi patung sebagai karya seni yang perlu dipahami:
1. Persembahan
Fungsi patung yang pertama yakni sebagai persembahan kegiatan keagamaan. Contohnya yaitu patung Sang Budha Gautama yang dijadikan sebagai atribut ritual bagi pemeluk agama Budha.
2. Maket
Fungsi patung yang selanjutnya adalah sebagai maket. Ciri khas maket adalah bentuknya menyerupai miniatur dari suatu benda yang tidak bisa dibawa ke mana-mana. Umumnya, patung maket dijual di ditempat-tempat rekreasi. Contohnya seperti Candi Borobudur, Makam Bung Karno, dan lain-lain.
3. Monumen
Monumen adalah patung yang berfungsi untuk mengenang tokoh ataupun peristiwa bersejarah. Contohnya yaitu patung pahlawan, patung Monas, patung Sura dan Boyo, dan masih banyak lagi.
4. Simbol atau Lambang
Patung juga berfungsi sebagai lambang dari suatu daerah atau hal lain. Contohnya yaitu patung Ganesha sebagai simbol ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ciri-ciri Patung
Berikut adalah ciri-ciri patung yang membedakannya dengan karya seni lainnya.
Mempunyai bentuk, sehingga bisa diraba dan dipegang.
Terdiri dari tiga sisi (volume), yakni panjang, lebar, dan tinggi.
Mempunyai tekstur
Bisa diamati dari segala sisi, baik dari atas, bawah, maupun samping.
Umumnya mempunyai ukuran yang hampir sama dengan bentuk yang akan dibuat patung.
Teknik pembuatan patung bisa dilakukan dengan beberapa jenis, seperti teknik pahat, teknik ukir, teknik cetak, teknik modeling, dan lain-lain. Hal ini bisa disesuaikan dengan karakteristik seni patung yang akan dibuat nanti. (DLA)
