Konten dari Pengguna

Fungsi dari Iringan Tari yang Perlu Diketahui Penari

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Fungsi dari Iringan Tari, sumber foto (Ainun Jamila) by unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fungsi dari Iringan Tari, sumber foto (Ainun Jamila) by unsplash.com

Apa fungsi dari iringan tari? Iringan tari juga bisa diartikan sebagai musik yang mengiringi setiap penampilan para penari. Jika tarian disajikan tanpa musik, tentu hal tersebut terasa kurang lengkap. Keberadaan musik menjadi salah satu unsur penting dalam pertunjukan seni tari.

Dalam penerapannya, tari berfungsi sebagai media yang dapat membantu menyampaikan ekspresi sekaligus pesan. Seni tari merupakan rangkaian gerak yang diberikan bentuk ritmis. Dalam seni tari, gerak dan ritmis menjadi dua elemen utama yang sangat penting untuk diperhatikan.

Agar memahami macam-macam fungsi iringan tari, simak penjelasannya di artikel ini.

Baca juga : (Pengertian, Fungsi, dan Contoh Properti Tari)

Fungsi dari Iringan Tari

Ilustrasi Fungsi dari Iringan Tari, sumber foto (Head) by unsplash.com

Asal mula kata "iringan" adalah "iring". Kata dalam Bahasa Indonesia tersebut digunakan untuk menyamakan musik instrumen yang melatarbelakangi vokal.

Mengutip buku Seni Budaya SMP/MTS Kelas 8 oleh Sri Sudaryati & Boiman (2021), iringan musik dibedakan menjadi dua jenis, yakni iringan musik diatonis dan pentatonis. Beberapa fungsi dari iringan seni tari di antaranya sebagai berikut:

1. Pelengkap Seni Tari

Secara umum, musik dalam pertunjukan seni tari berfungsi sebagai pelengkap atau komplementer. Hal ini karena musik mampu berperan sebagai pengiring tari secara dominan.

Musik tidak hanya berguna sebagai iringan, tetapi juga sebagai partner tari yang kehadirannya sangat vital. Sejak jaman pra-sejarah hingga sekarang, musik telah menjadi bagian dalam pertunjukan seni.

Tidak ada tarian tanpa musik. Jika tidak ada alat yang bisa digunakan, maka elemen musik yang paling sederhana bisa digunakan, yakni seperti tepuk tangan ataupun hentakan kaki.

2. Sebagai Pengiring Tari

Fungsi musik yang berikutnya adalah sebagai pengiring tari. Dengan kata lain, musik hanya berperan sebagai pendukung latar tari, sehingga tidak dapat memengaruhi isi atau makna dari tarian itu sendiri.

3. Sebagai Pemberi Suasana Tari

Fungsi musik dalam seni tari yang berikutnya adalah untuk memberikan suasana. Contohnya, jika musik yang ditampilkan melankolis, maka suasana yang ditampilkan cenderung sedih dan sendu. Sedangkan jika iringan musik yang ditampilkan cenderung ceria dan penuh semangat, maka menggambarkan suasana tari yang gembira.

Fungsi dari iringan tari sangat perlu diperhatikan oleh para penari, sehingga dapat menyesuaikan gerakan dan ekspresi sesuai musik yang ditampilkan. (DLA)