Konten dari Pengguna

Fungsi Diafragma Pada Mikroskop serta Bagian-Bagian Lainnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://pixabay.com/id/users/kkolosov-2105326/ - apa fungsi diafragma pada mikroskop
zoom-in-whitePerbesar
https://pixabay.com/id/users/kkolosov-2105326/ - apa fungsi diafragma pada mikroskop

Kali ini kita akan membahas mengenai apa fungsi diafragma pada mikroskop dan juga fungsi dari bagian-bagian lainnya. Anda tahu bahwa mikroskop merupakan alat yang sering digunakan untuk melihat objek atau benda sangat kecil yang sulit dilihat kasat mata. Ada beberapa jenis mikroskop yang penggunaannya berdasarkan pada kebutuhan proses berbagai jenis penelitian.

Baca Juga: Cara Menggunakan Mikroskop dengan Akurat untuk Penelitian

Apa Fungsi Diafragma pada Mikroskop?

Diafragma merupakan bagian optik dari sebuah mikroskop. Lantas, apa fungsi diafragma pada mikroskop tersebut? Fungsinya adalah untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk, sehingga observer bisa memfokuskan dan menentukan jumlah cahaya ke dalam objek pengamatan. Itulah alasannya diafragma dikenal juga dengan nama pengatur cahaya yang berada di bagian meja preparat.

https://pixabay.com/id/users/herney-3516803/

Fungsi Bagian Mikroskop Lainnya

Mengutip dari buku Biologi SMP/MTs Kls VII (KTSP), Agung Wijaya, pada dasarnya, bagian-bagian mikroskop bisa dibagi menjadi 2, yaitu bagian optik dan non-optik. Bagian optik terdiri atas lensa okuler, lensa objektif, diafragma, kondensor, dan reflektor. Sedangkan, bagian non-optik terdiri dari revolver, tabung mikroskop, makrometer, mikrometer, meja kerja, lengan mikroskop, dan kaki mikroskop.

Berikut beberapa fungsi dari bagian lain mikroskop.

  1. Lensa Okuler, fungsinya untuk membentuk bayangan yang bersifat maya, tegak, diperbesar, sehingga bayangan tersebut dapat dilihat langsung oleh observer.

  2. Lensa Objektif, berfungsi untuk membentuk bayangan pertama yang bersifat nyata, terbalik, dan diperbesar.

  3. Tabung Mikroskop, berfungsi untuk mengatur fokus sekaligus sebagai bagian penghubung antara lensa okuler dengan lensa objektif.

  4. Makrometer, memiliki fungsi untuk menaikkan atau menurunkan tabung mikroskop atau tubus dengan cepat.

  5. Mikrometer, fungsinya adalah untuk menaikkan atau menurunkan tabung mikroskop atau tubus dengan lambat.

  6. Revolver, biasa digunakan untuk mengatur pembesaran lensa objektif untuk mempermudah pengaturan nilai pengamatan dari mikroskop dengan memutarnya ke arah kanan atau kiri.

  7. Reflektor, fungsinya adalah memantulkan cahaya dari cermin ke objek pengamatan. Reflektor sendiri terbagi dalam dua jenis cermin, yaitu cembung dan cekung.

  8. Kondensor, berfungsi untuk mengumpulkan cahaya yang dipantulkan oleh cermin, lalu memfokuskan cahaya tersebut sebagai penerangan pada objek yang sedang diamati.

  9. Meja Mikroskop, berfungsi sebagai alas dan tempat untuk meletakkan objek pengamatan.

  10. Penjepit Kaca, memiliki fungsi sebagai pelapis objek pengamatan agar preparat tidak bergeser dan mudah digerakkan oleh observer saat pengamatan sedang berlangsung.

Itu tadi penjelasan mengenai apa fungsi diafragma pada mikroskop dan bagian-bagian lainnya. Semoga bisa dipahami. (DNR)