Konten dari Pengguna

Fungsi Pipet Tetes beserta Cara Penggunaannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Fungsi Pipet Tetes. Foto: dok. Chokniti Khongchum (Pexels.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fungsi Pipet Tetes. Foto: dok. Chokniti Khongchum (Pexels.com)

Pipet tetes dikenal sebagai salah satu alat laboratorium yang memiliki kegunaan dan fungsi khusus. Apa fungsi pipet tetes dalam penelitian?

Untuk mengetahui apa saja fungsi pipet tetes dan cara menggunakannya, mari simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

Fungsi Pipet Tetes dan Cara Menggunakannya dengan Benar

Ilustrasi Fungsi Pipet Tetes. Foto: dok. Edward Jenner (Pexels.com)

Dalam suatu laboratorium, tentu kita dapat menemukan berbagai alat pendukung yang dapat digunakan untuk melakukan penelitian. Salah satu alat laboratorium yang dapat ditemukan dalam laboratorium adalah pipet.

Pipet merupakan alat yang digunakan untuk mengambil cairan. Pipet memiliki berbagai macam jenis, salah satunya adalah pipet tetes.

Pipet tetes merupakan jenis pipet yang digunakan untuk memindahkan cairan dalam jumlah sedikit. Hal ini selaras dengan penjelasan dalam buku Pengenalan Alat-Alat Praktikum IPA oleh Rasmini, dkk., (2021: 71).

Buku tersebut memaparkan bahwa pipet tetes adalah pipet yang berfungsi untuk mengambil atau memindahkan cairan dalam ukuran sangat kecil, tetesan demi tetesan. Biasanya, pipet ini terbuat dari kaca atau plastik.

Tak hanya itu, dalam buku Pengelolaan Laboratorium IPA SMA oleh Elly Purwanti dan Ahmad Fauzi (2020: 44) juga menyebutkan bahwa pipet tetes merupakan pipet berbahan kaca yang salah satu ujungnya runcing dan ujung yang lain berbahan karet.

Pipet ini memiliki berbagai ukuran namun tidak dilengkapi skala volume. Fungsi utama pipet tetes adalah untuk membantu memberi larutan dalam bentuk tetes.

Cara Menggunakan Pipet Tetes

Ilustrasi Fungsi Pipet Tetes. Foto: dok. Karolina Grabowska (Pexels.com)

Pipet tetes memiliki tingkat akurasi atau tingkat ketelitian yang sangat rendah. Maka dari itu, pipet tetes umumnya hanya digunakan untuk memindahkan cairan dari satu tempat ke tempat lain, bukan untuk mengambil cairan dengan ukuran tertentu.

Pipet yang juga dikenal dengan sebutan pipet pasteur ini mudah digunakan seperti pipet lainnya. Anda dapat memindahkan cairan dengan cara memencet bagian bola karet yang ada di atas pipet tetes.

Setelah itu, arahkan ujung pipet ke cairan yang akan dipindahkan dan lepas pencetan karet untuk membiarkan cairan masuk ke bagian pipa kaca pada pipet. Selanjutnya, angkat pipet dari cairan lalu pindahkan ke wadah lain.

Pipet tetes rupanya juga dapat ditemukan dalam berbagai produk, seperti obat tetes atau bahkan kosmetik dan produk perawatan kulit.

Selain pipet tetes, terdapat pula jenis pipet lainnya yang dapat Anda temukan dalam laboratorium. Mulai dari pipet ukur, pipet gondok, dan masih banyak lagi jenis pipet lainnya.

Pemaparan mengenai apa itu pipet tetes lengkap dengan fungsi pipet tetes dan cara penggunaannya dapat Anda jadikan sebagai petunjuk untuk dapat menggunakan pipet dengan baik dan benar.

Baca Juga: Cara Penggunaan Pipet Tetes untuk Praktikum di Laboratorium

(DAP)

Frequently Asked Question Section

Apa itu pipet tetes?
chevron-down

Pipet tetes merupakan jenis pipet yang digunakan untuk memindahkan cairan dalam jumlah sedikit.

Bagaimana tingkat akurasi pipet tetes?
chevron-down

Pipet tetes memiliki tingkat akurasi atau tingkat ketelitian yang sangat rendah. Maka dari itu, pipet tetes umumnya hanya digunakan untuk memindahkan cairan dari satu tempat ke tempat lain, bukan untuk mengambil cairan dengan ukuran tertentu.

Pipet tetes dapat ditemukan di mana?
chevron-down

Pipet tetes rupanya juga dapat ditemukan dalam berbagai produk, seperti obat tetes atau bahkan kosmetik dan produk perawatan kulit.