Gerakan dan Properti Tari Serampang Dua Belas Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia memiliki kebudayaan yang sangat kaya. Setiap daerah memiliki kebudayaan seperti bahasa, makanan, pakaian, dan tari tradisionalnya sendiri. Salah satu tari tradisional yang cukup terkenal adalah tari Serampang Dua Belas. Gerakan dan properti tari Serampang Dua Belas sangat menarik untuk dibahas.
Sebagai generasi muda, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk mengetahui dan mempelajari kebudayaan yang ada di Indonesia agar tidak hilang ditelan zaman. Berikut ini adalah pembahasan mengenai tari Serampang Dua Belas.
Baca juga: Unsur Utama Tari Tradisional beserta Pendukungnya
Properti Tari Serampang Dua Belas Indonesia
Dihimpun dari Yuk, Mengenal Tari Daerah 34 Provinsi di Indonesia yang disusun oleh Tim Redaksi (2017), tari Serampang Dua Belas adalah salah satu tari tradisional yang berasal dari Riau. Tari tradisional ini berirama joget.
Serampang Dua Belas berasal dari kata ‘cerancang’ yang artinya adalah variasi dan dua belas menunjukkan angka dengan jumlah yang besar. Tari ini adalah suatu tarian cinta yang tujuannya adalah memberikan kesempatan kepada pria dan wanita untuk saling mengenal.
Tari Serampang Dua Belas adalah tari pergaulan Melayu yang umumnya dibawakan secara berpasangan oleh penari wanita dan pria. Para penari mengenakan kostum berupa busana adat Melayu khas wilayah pesisir pantai timur Pulau Sumatera, Indonesia.
Rincian kostum penari Serampang Dua Belas adalah sebagai berikut:
Pria → menggunakan kemeja dan celana panjang serta kain pinggang sepanjang lutut. Penari pria juga menggunakan peci.
Wanita → menggunakan baju Melayu dengan lengan panjang dan rok panjang semata kaki serta kain yang menutup area pinggang. Penari wanita juga menggunakan hiasan bunga di kepala.
Properti penari pria dan wanita yang sama adalah mereka sama-sama membawa sapu tangan sebagai pelengkap gerakan tarinya.
Gerakan Tari Serampang Dua Belas
Sesuai dengan namanya, gerakan tari Serampang Dua Belas ditampilkan dengan 12 ragam gerakan berikut ini:
Tari permulaan. Gerakan tari berupa putaran dan lompatan kecil. Pasangan penari akan berjalan perlahan dan saling mengelilingi pasangannya. Tari permulaan menceritakan tentang sikap pria dan wanita yang bertemu untuk pertama kali.
Tari berjalan. Gerakan ini mirip dengan tari permulaan dan diselingi dengan lompatan-lompatan kecil. Tari berjalan menceritakan cinta yang bersemi di antara kedua pria dan wanita.
Tari pusing. Gerakan pada tari pusing menceritakan tentang rasa cinta yang semakin besar serta rasa gundah yang dialami pria dan wanita.
Tari gila. Gerakannya berupa berjalan dengan berlenggak-lenggok sampai terhuyung-huyung. Mirip seperti pasangan dimabuk cinta.
Tari sipat. Gerakan tari ini menceritakan sikap sang wanita terhadap pria yang mendekatinya. Gerakan tarinya berupa isyarat dengan gerakan lenggak-lenggok dan permainan mata.
Tari goncat-goncet. Pada tari ini, penari melangkah seirama. Gerakan ini bercerita tentang pria yang sudah menerima isyarat dari wanita agar segera mengungkapkan isi hatinya.
Tari sebelah kaki. Gerakannya menceritakan tentang keyakinan untuk menyatakan cinta atau mengurungkan saja. Akhirnya, mereka mengetahui bahwa mereka saling mencintai dan memulai merajut hubungan asmara.
Tari langkah tiga. Gerakannya adalah melompat 3 kali ke depan atau belakang. Tujuannya untuk mengungkapkan keyakinan untuk hidup bersama.
Tari melonjak. Gerakannya berupa melonjak ke atas yang menunjukkan perasaan berdebar sepasang kekasih.
Tari mendatang-datangi. Merupakan proses pria meminang wanita.
Tari rupa. Menceritakan proses mengantar kedua mempelai ke pelaminan.
Tari sapu tangan. Penari pria dan wanita sama-sama mengeluarkan sapu tangan dan saling menyilangkan sapu tangan. Maknanya mereka tidak terpisahkan.
Demikian penjelasan tentang gerakan dan properti tari Serampang Dua Belas. Semoga bermanfaat. (KRIS)
