Hadist Amal Jariyah yang Penting Dipahami Umat Muslim

Penulis kumparan
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Amal jariyah dikenal sebagai amalan ibadah yang mampu mendatangkan pahala tanpa pernah terputus meskipun seseorang yang melakukannya sudah meninggal dunia. Pernyataan ini sendiri serupa dengan keterangan hadist amal jariyah yang telah disabdakan oleh Rasulullah SAW.
Dikutip dari buku Mendidik Anak: Membaca, Menulis dan Mencintai Al-Qur’an, Ahmad Syariffudin (2004: 76), Rasullah SAW bersabda bahwasanya “Jika manusia meninggal dunia maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shaleh yang mendoakannya (kedua orang tuanya).” (HR. Muslim). Berdasarkan isi hadist tersebut maka sudah jelas bahwasanya amal jariyah ataupun sedekah jariyah akan selalu mendatangkan pahala dan pahala tersebut juga tidak akan terputus walaupun seorang muslim sudah meniggal dunia.
Hadist Amal Jariyah yang Perlu Diketahui Umat Muslim
Selain hadist amal jariyah yang sudah disebutkan tadi, adapula hadist lain yang menjelaskan tentang contoh amalan jariyah yang dapat mendatangkan pahala tidak terputus bagi umat muslim. Adapun bunyi hadist tersebut ialah sebagai berikut:
Sesungguhnya amal dan kebajikan yang dapat menyusul orang mukmin setelah dia meninggal dunia di antaranya yaitu: ilmu yang dia sebarkan, anak saleh yang dia tinggalkan, mushaf Al-Qur an yang dia wariskan, masjid yang di bangunnya, rumah tinggal bagi perantau yang dia bangun, sungai yang dia alirkan (irigasi), dan sedekah harta yang dikeluarkannya saat sehat dan hidup. Seluruh amal dan kebajikan ini akan mennyusul orang mukmin sepeninggalaya dari dunia." (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Khuzaimah)
Jika kita perhatikan isi hadist amal jariyah tersebut, maka kita bisa mengartikan bahwasanya amalan jariyah adalah segala perbuatan baik yang dapat memberikan manfaat terus menerus. Misalnya saja turut andil dalam pembangunan masjid sehingga masjid tersebut dapat digunakan sebagai tempat beribadah umat muslim terus-menerus, dan lain sebagainya.
Setelah mengetahui beberapa isi hadist amal jariyah tadi, semoga setiap umat muslim dapat senantiasa termotivasi untuk melakukan amalan-amalan jariyah guna mendapatkan banyak pahala dari Allah SWT. Insyaallah. (HAI)
