Hadist tentang Silaturahmi dalam Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hadist atau yang dalam bahasa Indonesia disebut hadis artinya adalah sabda, perbuatan, atau ketetapan Nabi Muhammad saw. yang diriwayatkan atau diceritakan oleh sahabat untuk menjelaskan dan menetapkan hukum Islam. Berdasarkan pengertian tersebut dapat dikatakan pula bahwa hadist merupakan sumber hukum kedua dalam ajaran Islam setelah kitab suci Alquran. Sebagaimana sumber hukum Islam, hadist memiliki banyak bahasan mulai dari ibadah sunah, tata cara, hingga ajaran-ajaran Islam seperti silaturahmi. Sesuai dengan judul artikel kali ini, mari kita simak hadist tentang silaturahmi dalam Islam yang menarik untuk disimak.
Kumpulan Hadist tentang Silaturahmi dalam Islam
Arti silaturahmi dalam bahasa Indonesia adalah tali persahabatan atau persaudaraan. Islam mengajarkan pemeluknya untuk menjaga tali silaturahmi. Apa dalilnya? Berikut adalah kumpulan hadist silaturahmi dalam Islam yang dapat memotivasi untuk menjaga silaturahmi.
Dari Abdullah bin Amar bin Ash r.a. dari Nabi saw, beliau bersabda,
“Tidaklah disebut washil (telah melakukan silaturahmi) orang yang membalas orang lain dengan kebaikan yang sama, tetapi yang disebut washil (orang yang melakukan silaturahmi) adalah apabila hubungan silaturahminya diputuskan, ia akan tetap menyambungkannya.” (HR. Bukhari, Ahmad, dan Tirmidzi)
Hadist di atas dilansir dari tulisan Majdi Fathi (1998) dalam buku Amal yang dibenci dan yang dicintai Allah: Panduan untuk Muslimah. Selain itu, ada pula hadist-hadist lain yang membahas silaturahmi dalam ajaran Islam. Berikut adalah 3 hadist tentang silaturahmi yang dapat Anda simak.
“Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya (kebaikannya) maka bersilaturahmilah.” (HR. Bukhari)
“Sebarluaskanlah salam, bershadaqahlah dengan makanan, bersilaturahmilah, dan shalatlah di malam hari saat orang lain lelap tidur. Kamu akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Ahmad dan Darimi)
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah bersilaturahmi.” (HR. Bukhari Muslim)
Itulah beberapa dari sekian banyak hadist tentang silaturahmi yang dapat kita simak dan amalkan. Semoga Allah SWT menjadikan kita sebagai hamba-Nya yang mudah dalam bersilaturahmi.
Sekarang, sudah paham bukan anjuran silaturahmi dalam Islam? Karena sekarang masih dalam kondisi pandemi, ingatlah untuk melakukan protokol kesehatan ketika bersilaturahmi agar nyaman dan sehat semuanya. (AA)
