Konten dari Pengguna

Hadits tentang Berpikir Kritis dan Isi Kandungannya dalam Perspektif Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hadits berpikir kritis dan isi kandungannya. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Hadits berpikir kritis dan isi kandungannya. Sumber: pexels.com

Berpikir kritis adalah salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap orang. Bahkan dalam ajaran agama Islam, terdapat berbagai hadits yang membahas hal tersebut. Oleh karena itu, tak ada salahnya bagi umat muslim untuk mengetahui hadits tentang berpikir kritis dan isi kandungannya.

Sebab, informasi tersebut juga menjadi bagian dari kemampuan seseorang dalam berpikir secara kritis. Tak hanya itu, hadits tersebut juga dapat meningkatkan wawasan keislaman seorang muslim.

Hadits tentang Berpikir Kritis dan Isi kandungannya

Hadits berpikir kritis dan isi kandungannya. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Pengantar Ilmu Hadits, Lukman Hakim (2022:4), hadits menurut bahasa artinya baru. Selain itu, hadits juga bisa diartikan sebagai sesuatu yang dibicarakan dan dinukil.

Adapun salah satu hadits tentang berpikir kritis adalah HR. At-Tirmidzi, di mana Nabi Muhammad saw bersabda sebagai berikut.

“Bersegeralah kalian beramal sebelum datangnya tujuh perkara yaitu: Apa yang kalian tunggu selain kemiskinan yang melalaikan, atau kekayaan yang menyombongkan, atau sakit yang merusak tubuh, atau tua yang melemahkan, atau kematian yang cepat, atau Dajjal, maka ia adalah seburuk buruknya makhluk yang dinantikan, ataukah kiamat, padahal hari kiamat itu adalah saat yang terbesar bencananya serta yang terpahit di deritanya?”

Dalam hadits ini, Nabi Muhammad saw secara khusus mengingatkan umat muslim agar segera dan tidak menunda-nunda untuk beramal shalih. Adapun isi kandungan sekaligus perintah dan peringatan dari Rasulullah saw terhadap hadits tersebut adalah sebagai berikut.

  • Kemiskinan yang membuat seorang hamba menjadi lalai kepada Allah Swt muncul karena kesibukan dalam mencari penghidupan atau harta di dunia.

  • Kekayaan bisa membuat seseorang menjadi sombong. Jadi, kesombongan bisa muncul karena adanya anggapan bahwa semua kekayaan yang didapatkan adalah karena kehebatan manusia, bukan atas izin Allah Swt.

  • Sakit dapat membuat ketampanan dan kecantikan seseorang jadi memudar atau bahkan cacat.

  • Tentang masa tua yang membuat manusia menjadi lemah dan tak berdaya.

  • Kematian yang cepat bisa disebabkan karena usia atau umur yang dimiliki seorang manusia tidak memberi manfaat.

  • Kedatangan dajjal yang dikatakan sebagai makhluk terburuk karena kedatangannya menjadi fitnah bagi manusia.

  • Hari kiamat adalah bencana terdahsyat bagi orang yang mengalaminya.

Baca Juga: Hadits tentang Taqwa dalam Hadits Arbain ke 18

Demikian penjelasan tentang hadits berpikir kritis dan isi kandungannya menurut perspektif Islam yang menarik untuk dikaji umat muslim. (Anne)