Hadits Tentang Menutup Aurat untuk Dipahami Umat Muslim

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aurat merupakan sesuatu dari diri manusia yang harus dilindungi atau dijaga agar tidak nampak. Secara bahasa aurat berasal dari kata ‘aar yang artinya aib. Namun secara istilah sebagaimana yang tercantum dalam kitab Mausu'ah Al-Fiqhiyah Al- Kuwaitiyah karya Al Auqof Al Kuwaitiyah, aurat adalah sebutan bagi bagian tubuh laki-laki atau perempuan yang tidak boleh ditampakan atau harus ditutup. Dalam ajaran Islam, anjuran untuk menutup aurat tersebut telah diinstruksikan dalam berbagai hadits rasul. Agar semakin tahu bagiamana bunyi hadits tentang menutup aurat tersebut, maka simaklah ulasan singkat berikut ini!
Hadits Tentang Menutup Aurat Bagi Kaum Muslimin dan Muslimah
Dikutip dari buku Fiqh Islam wa Adilatuhu Jilid 1: Pengantar Ilmu Fiqih, Wahbah az-Zuhaili (2021: 626), menurut pandangan Madzhab Syafi’i, aurat yang harus ditutup oleh umat muslim laki-laki ialah antara pusar sampai dengan bagian lututnya sebagaimana bunyi hadit berdasarkan riwayat al-Haris bin Abi Usamah dari Abu Usamah, dari Abu Sa’id al-Khudri r.a. berikut: “Aurat orang mukmin adalah antara pusar dengan lututnya”.
Sebagaimana isi hadist tadi, maka paha termasuk aurat yang harus ditutup dan tidak boleh ditampakan. Hal tersebut juga sejalan dengan bunyi hadist lain yang disabdakan oleh Rasulullah SAW kepada Jarhad al-Aslami. Rasulullah SAW bersabda: “Tutuplah pahamu, sesungguhnya paha itu aurat.”
Jika aurat pada laki-laki hanya sebatas pada bagian pusar hingga lututnya, maka para ulama sepakat bahwa aurat perempuan terletak pada seluruh tubuhnya kecuali punggung tangan dan wajahnya. Ketentuan aurat tersebut pada dasarnya telah diambil berdasarkan bunyi hadist tentang menutup aurat berikut:
"Asma' binti Abu Bakar pernah menemui Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dengan memakai pakaian yang tipis. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pun berpaling darinya dan bersabda, 'Wahai Asma, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haid (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini', Beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya."
Anjuran bagi umat muslim untuk menutup aurat pada dasarnya tidak hanya diterangkan dalam hadist saja, melainkan juga telah difirmankan oleh Allah SWT dalam berbagai ayat Alquran, salahs satunya ialah melalui surat Al A’raf ayat 26 berikut:
"Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.”
Setelah mengetahui dalil alquran dan hadist tentang menutup aurat tadi, semoga umat muslim bisa semakin menyadari bahwasanya gerakan menutup aurat adalah bagian dari ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT bagi umat manusia. (HAI)
