Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.103.0
Konten dari Pengguna
Hakikat Aktivitas Fisik dalam Pencegahan Penyakit pada Manusia
25 April 2024 20:56 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Jelaskan hakikat aktivitas fisik dalam pencegahan penyakit! Secara singkat, aktivitas fisik dapat memperkecil risiko tubuh manusia untuk mengalami berbagai penyakit. Hal ini akan berpengaruh terhadap kesejahteraan serta angka harapan hidup.
ADVERTISEMENT
Aktivitas fisik sendiri dibagi menjadi tiga jenis. Pembagian ini dilakukan berdasarkan durasi dari aktivitas tersebut.
Hakikat Aktivitas Fisik dalam Pencegahan Penyakit
Menurut buku Aktivitas Fisik pada Remaja, Rezky Aulia Yusuf (2022: 15), aktivitas fisik merupakan setiap gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka yang membutuhkan pengeluaran energi.
Aktivitas berkaitan erat dalam pencegahan penyakit pada manusia. Oleh sebab itu, banyak orang termasuk dokter menyarankan untuk melakukan berbagai aktivitas fisik. Jelaskan hakikat aktvitas fisik dalam pencegahan penyakit!
Aktivitas fisik adalah salah satu upaya agar tubuh menjadi lebih sehat. Hal ini disebabkan aktivitas fisik membuat sirkulasi darah dan proses metabolisme menjadi lebih lancar. Dampaknya, risiko manusia terkena penyakit akan semakin kecil.
Namun aktivitas fisik ini harus memenuhi kriteria tertentu agar bisa bermanfaat bagi tubuh, yaitu minimal 150 menit setiap minggunya dalam bentuk olahraga. Dengan kata lain, manusia perlu berolahraga sekitar 30 menit minimal tiga sampai lima hari dalam seminggu.
ADVERTISEMENT
Selain aktivitas fisik, ada berbagai faktor lain yang mempengaruhi tubuh manusia agar lebih sehat. Misalnya adalah makan makanan bergizi.
Jenis-Jenis Aktivitas Fisik
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, ada tiga jenis aktvitas fisik. Berikut ulasannya.
1. Aktivitas Berat
Aktivitas fisik jenis ini diilakukan dalam kurun waktu lebih dari 300 menit setiap minggunya. Misalnya adalah naik gunung, jogging, bermain bola basket, dan lain sebagainya.
2. Aktivitas Sedang
Aktivitas jenis ini dilakukan dalam kurun waktu sekitar 150 menit setiap minggunya. Contohnya adalah berkebun, bersepeda ke kantor, dan lain-lain.
3. Aktivitas Ringan
Jenis aktivitas fisik terakhit ini dilakukan selama kurang dari 150 menit setiaip minggunya. Contohnya ialah memasak, mencuci baji, dan lain-lain.
ADVERTISEMENT
Jelaskan hakikat aktvitas fisik dalam pencegahan penyakit! Aktivitas fisik mampu mengurangi risiko terkena penyakit karena dapat memperlancar metabolisme dan sirkulasi darah. Namun, diperlukan sekitar 150 menit setiap minggunya dalam bentuk olahraga agar dampak dari aktivitas fisik dapat terasa. (LOV)