Hal-hal yang Membatalkan Puasa dan Harus Dihindari

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa adalah salah satu ibadah yang mewajibkan umat muslim untuk menahan diri dari hawa nafsu dalam waktu tertentu dan juga menghindari hal-hal yang membatalkan puasa.
Apa saja hal-hal yang membatalkan puasa tersebut? Simak di sini ulasannya.
Hal-hal yang membatalkan puasa
Puasa merupakan ibadah wajib yang harus dijalankan oleh umat muslim selama bulan Ramadhan, hal ini tertuang dalam QS Al-Baqarah 183:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Puasa disebut shaum atau shiyam dalam bahasa Arab yang artinya adalah menahan diri dari sesuatu dan meninggalkan sesuatu atau mengendalikan diri (Pendidikan Agama Islam, Mohammad Daud Ali: 1998).
Terdapat dua rukun puasa yang menjadikan puasa seseorang itu sah dan ada, tanpa terpenuhinya dua rukun puasa ini, maka puasanya dianggap tidak ada atau tidak dikerjakan. Dua rukun puasa tersebut antara lain:
1. Niat
Niat puasa dilakukan pada malam hari, dengan niat, umat Islam mulai mengarahkan hatinya untuk berpuasa esok hari, karena Allah SWT.
Lafal niat puasa Ramadhan adalah sebagai berikut:
Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa." Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di Bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta'aala
2. Menghindari hal-hal yang membatalkan puasa
Dengan niat berpuasa sungguh-sungguh maka orang yang berpuasa akan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Berikut ini adalah hal-hal yang membatalkan puasa:
1. Makan dan minum dengan sengaja, namun apabila tidak sengaja makan dan minum, maka puasa bisa dilanjutkan, sesuai dengan hadist berikut ini,
Barangsiapa yang lupa dalam keadaan berpuasa, kemudian ia makan dan minum, maka sempurnakanlah puasanya (jangan dibatalkan). Karena itu adalah pemberian makan dan minum dari Allah (H.R alBukhari dan Muslim)
2. Muntah dengan sengaja juga membatalkan puasa, namun jika muntah dengan tidak sengaja, maka tidak membatalkan puasa.
3. Haid dan nifas, jika haid datang saat sedang puasa, maka hendaknya puasanya segera dihentikan dan bisa diganti di hari lain.
4. Bersetubuh dan mengeluarkan mani, untuk itu pasangan suami istri diperkenankan untuk berhubungan badan pada malam hari dan melakukan mandi wajib sebelum bersahur.
Semoga berguna artikel hal-hal yang membatalkan puasa ini bisa membantu, ya. Selamat berpuasa. (Adelliarosa)
