Hal yang Dibahas pada Sidang Pertama BPUPKI dan Hasil Sidangnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

BPUPKI atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dibentuk untuk hal yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia. Sidang pertama BPUPKI pada tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945 membahas tentang rumusan dasar negara.
BPUPKI melakukan sidang sebanyak dua kali. Kedua sidang tersebut membahas hal yang berbeda.
Sidang Pertama BPUPKI pada Tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945 Membahas tentang Rumusan Dasar Negara
Mengutip dari Pasti Bisa Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas IX, Tim Ganesha Operation (2020:93), pada 1 Maret 1945, Pemerintah Pendudukan Jepang di Jawa mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Cosakai atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
Sidang pertama BPUPKI pada tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945 membahas tentang rumusan dasar negara. Sidang pertama BPUPKI diagendakan untuk membahas bentuk negara, filsafat negara, dan dasar negara.
Terdapat sejumlah tokoh yang mengemukakan pendapat tentang rumusan negara pada sidang pertama ini. Tokoh-tokoh tersebut adalah Mohammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno. Berikut adalah usulan asas-asas negara oleh tiga tokoh tersebut.
1. Mohammad Yamin (29 Mei 1945)
Mohammad Yamin berpidato serta memberikan usulan lima dasar negara Indonesia sebagai berikut.
a) Peri Kebangsaan
b) Peri Kemanusiaan
c) Peri Ketuhanan
d) Peri Kerakyatan
e) Kesejahteraan Rakyat
2. Soepomo (31 Mei 1945)
Dasar-dasar negara yang diajukan oleh Soepomo adalah sebagai berikut.
a) Persatuan
b) Kekeluargaan
c) Keseimbangan Lahir dan Batin
d) Musyawarah,
e) Keadilan Rakyat
3. Ir. Soekarno (1 Juni 1945)
Soekarno menyampaikan pandangannya mengenai dasar negara hingga tercetus istilah Pancasila yang artinya lima dasar. Berikut lima dasar negara yang diusulkan oleh Soekarno.
a) Kebangsaan Indonesia
b) Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan
c) Mufakat atau Demokrasi
d) Kesejahteraan Sosial
e) Ketuhanan Yang Maha Esa.
Hasil Sidang Pertama BPUPKI
Selama menjalankan sidang pertama BPUPKI, belum tercapai kesepakatan mengenai rumusan dasar negara. Oleh sebab itu, dibentuklah Panitia Sembilan dengan tujuan untuk menerima dan menengahi masukan-masukan.
Panitia Sembilan diketuai oleh Soekarno dan Moh. Hatta sebagai wakilnya. Berikut adalah anggota Panitia Sembilan.
Ir. Soekarno (ketua)
Drs. Moh. Hatta (wakil ketua)
Mr. Achmad Soebardjo (anggota)
Mr. Mohammad Yamin (anggota)
K.H. Wachid Hasyim (anggota)
Abdul Kahar Muzakir (anggota)
Abikoesno Tjokrosoejoso (anggota)
H. Agus Salim (anggota)
Mr. Alexander Andries Maramis (anggota)
Baca juga: Kapan Sidang Kedua BPUPKI Dilaksanakan? Apa Hasilnya?
Jadi, sidang pertama BPUPKI pada tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945 membahas tentang rumusan dasar negara. Sidang ini belum menghasilkan kesepakatan. (KRIS)
