Haruskah Puasa Ayyamul Bidh 3 Hari? Simak Hukumnya di Sini!

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Haruskah puasa Ayyamul Bidh 3 hari? Mari simak penjelasan tentang hukumnya dalam artikel berikut ini.
Haruskah Puasa Ayyamul Bidh 3 Hari?
Bila pertanyaan haruskah puasa Ayyamul Bidh 3 hari itu tidak harus. Pasalnya, dalam ajaran agama Islam, puasa Ayyamul Bidh termasuk dalam ibadah sunnah. Ahmad Muntaha AM dalam NU Online menguraikan bahwa hukum puasa Ayyamul Bidh adalah sunnah muakkad. Kesunnahan dari puasa ini tercantum dalam hadist-hadist.
Salah satu hadist Nabi saw. itu berbunyi,
Diriwayatkan dari Qatadah bin Milhan ra, ia berkata: ‘Rasulullah saw telah memerintah kami untuk berpuasa pada hari-hari yang malamnya cerah, yaitu tanggal 13, 14, dan 15’.” (HR Abu Dawud). (An-Nawawi, Riyâdhus Shâlihîn, juz II, h. 81).
Berdasarkan hadist tersebut, dapat dipahami bahwa puasa Ayyamul Bidh dapat dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulannya dalam kalender Hijriah. Wallahu a’lam bish-shawab.
Puasa Ayyamul Bidh Agustus dan September
Sebagaimana yang telah kita ketahui, yakni puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa pada pertengahan bulan dalam kalender Hijriah. Jadi, sebelum melaksanakannya kita perlu tahu tanggal dalam kalender Hijriah.
Berikut adalah tanggal-tanggal untuk melakukan puasa Ayyamul Bidh yang dapat Anda simak.
13 Muharam 1444 = 11 Agustus 2022
14 Muharam 1444 = 12 Agustus 2022
15 Muharam 1444 = 13 Agustus 2022
13 Shafar 1444 = 10 September 2022
14 Shafar 1444 = 11 September 2022
15 Shafar 144 = 12 September 2022
Bila menyimak tanggal-tanggal di atas, ternyata kita sudah tidak bisa menunaikan puasa sunnah Ayyamul Bidh Muharam, ya? Tidak masalah, semoga nanti di bulan September kita bisa menunaikan puasa Ayyamul Bidh untuk bulan Shafar, ya!
Bagi Anda yang ingin menunaikan puasa sunnah Ayyamul Bidh di bulan-bulan berikutnya, inilah bacaan niat yang dapat dibaca. Bacaan niat puasa Ayyamul Bidh di bawah ini dikutip dari buku Panduan Praktis Menjalankan Puasa Sunah karya Siti Nur Aidah dan Tim Penerbit KBM Indonesia (2020: 54).
Nawaitu sauma Ayyaamal Bidh sunnatan lillaahi ta’ala.
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh, sunnah karena Allah ta’ala”.
Setelah menyimak informasi di atas, kita sudah tahu jawaban dari Haruskah puasa Ayyamul Bidh 3 hari? Jawabannya adalah puasa Ayyamul Bidh bukan kewajiban melainkan sunnah yang sangat dianjurkan. Bila ada pertanyaan seputar agama Islam lainnya, sebaiknya tanyakan kepada guru agama, guru ngaji, atau ustaz agar mendapatkan penjelasan serta bimbingan dalam belajar agama.
Sekian informasi kali ini. Kesempurnaan hanya milik Allah, sedangkan salah datang dari manusia itu sendiri. Semoga Anda selalu berada dalam rida Allah SWT. (AA)
