Hasil Keputusan dari Aktivitas Negosiasi yang Tepat

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aktivitas negosiasi seharusnya menghasilkan keputusan yang saling menguntungkan antarkedua belah pihak. Negosiasi adalah aspek penting dalam proses komunikasi bagi pihak yang mempunyai kepentingan.
Hasil negosiasi hendaknya bersifat adil dan sesuai dengan kesepakatan bersama. Dengan begitu, kebutuhan dan kepentingan semua pihak dapat terakomodasi dengan baik.
Hasil Keputusan dari Aktivitas Negosiasi
Mengutip buku Seni Negosiasi dalam Dunia Bisnis, Yosinta Here (2021), negosiasi merupakan kemampuan komunikasi yang berkaitan dengan hubungan sosial. Aktivitas negosiasi seharusnya menghasilkan keputusan yang saling menguntungkan. Adapun penjelasannya dapat disimak di bawah ini:
1. Mencerminkan Keadilan
Keputusan hasil negosiasi harus membawa keadilan bagi semua pihak. Dalam hal ini, kesepakatan yang dicapai tidak akan merugikan pihak lainnya.
Prinsip ini dapat diimplementasikan dalam pembagian tanggung jawab, sumber daya, maupun keuntungan untuk setiap pihak. Keputusan yang adil akan mampu meningkatkan kepercayaan setiap pihak, sehingga memperkuat hubungan usai proses negosiasi.
2. Bersifat Berkelanjutan
Keputusan negosiasi juga perlu bersifat berkelanjutan. Hal ini menandakan bahwa kesepakatan yang dicapai bikan hanya memenuhi kebutuhan jangka pendek, melainkan juga jangka panjang.
Keberlanjutan kesepakatan tersebut turut mempertimbangkan regulasi, fluktuasi kondisi pasar, dan kebutuhan bisnis di masa depan. Jadi, hasil negosiasi dapat diimplementasikan dalam berbagai perubahan terjadi di masyarakat.
3. Memenuhi Kebutuhan Semua Pihak yang Terlibat
Hasil negosiasi yang sukses merupakan buah dari kompromi yang bijak. Sebab, semua pihak melakukan give and take (memberi dan mendapatkan). Alhasil, tidak akan ada pihak yang merasa dirugikan dari proses negosiasi.
4. Memelihara Hubungan Baik Antarpihak
Keputusan hasil negosiasi harus mampu memelihara dan membangun hubungan yang baik antarpihak. Proses negosiasi tidak hanya hanya tentang kesepakatan, tetapi juga sikap saling percaya yang ditumbuhkan dalam kebersamaan tersebut.
Keputusan yang dihasilkan harus dapat memperkuat kolaborasi atau kerja sama di masa depan untuk menciptakan iklim sosial yang lebih baik.
Baca juga: Contoh Kalimat Ungkapan Persuasif dalam Teks Negosiasi
Jadi, aktivitas negosiasi seharusnya menghasilkan keputusan yang saling menguntungkan antarkedua belah pihak. Dengan mempraktikkan aspek-aspek di atas, proses negosiasi bisa dijadikan sarana untuk mencapai solusi yang saling menguntungkan dalam hubungan sosial. (DLA)
