Konten dari Pengguna

Hewan Ovipar: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hewan ovipar - Sumber: pixabay.com/cocoparisienne
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hewan ovipar - Sumber: pixabay.com/cocoparisienne

Hewan ovipar adalah salah satu dari tiga kategori penggolongan jenis hewan. Kategori lainnya adalah hewan vivipar dan hewan ovovivipar. Hal yang membedakan ketiga jenis hewan tersebut adalah cara dalam berkembang biak dan menghasilkan keturunan.

Pembedaan jenis hewan ini terkait dengan strategi reproduksi yang berguna memastikan kelangsungan hidup dan evolusi spesies mereka. Setiap metode memiliki keunggulan dan keterbatasan yang beradaptasi dengan lingkungan dan kebutuhan biologis hewan.

Pengertian Hewan Ovipar dan Ciri-cirinya

Ilustrasi hewan ovipar - Sumber: pixabay.com/hansbenn

Pengertian hewan ovipar adalah jenis hewan yang bereproduksi dengan cara bertelur. Ovipar berasal dari kata Latin "ovum" yang berarti telur dan "parere" yang berarti melahirkan. Metode ini umum bagi banyak spesies hewan, dari yang paling kecil seperti serangga, hingga reptil dan burung.

Hewan jenis ovipar menghasilkan telur yang berkembang dan menetas di luar tubuh induknya. Telur tersebut memiliki cangkang keras atau semi keras yang melindungi embrio di dalamnya dari lingkungan luar.

Berdasarkan buku Ensiklopedia Hewan Ovipar, M. Sumarto, 202, beberapa ciri khusus dari hewan jenis ovipar adalah:

  1. Hewan ovipar menghasilkan telur yang memuat nutrisi penting yang diperlukan untuk pertumbuhan embrio. Nutrisi ini terkandung dalam kuning telur.

  2. Telur pada hewan ovipar biasanya dilindungi oleh cangkang. Cangkang ini bisa berupa lapisan keras seperti pada telur burung dan reptil, atau lebih lunak dan lentur seperti pada telur serangga.

  3. Embrio berkembang sepenuhnya di dalam telur di luar tubuh induknya. Ini berbeda dari hewan vivipar, yang perkembangan embrionya terjadi di dalam tubuh induk.

  4. Beberapa hewan ovipar, seperti banyak spesies burung dan reptil, memiliki perilaku mengasuh. Termasuk mengerami telur untuk menjaga suhu yang tepat hingga menetas.

Contoh Hewan Ovipar

Ilustrasi hewan ovipar - Sumber: pixabay.com/pexels

Masih dari sumber buku yang sama, beberapa contoh hewan yang reproduksi dan berkembang biak secara ovipar antara lain:

1. Burung

Hampir semua spesies burung adalah ovipar. Mereka bertelur dan mengerami telurnya hingga menetas. Salah satu contoh yang terkenal adalah burung penguin yang sangat protektif terhadap telurnya.

2. Reptil

Kebanyakan reptil seperti ular, kadal, dan penyu juga ovipar. Mereka meletakkan telur di tempat yang aman, seperti di bawah tanah atau di atas pasir, dan meninggalkannya untuk menetas dengan sendirinya, meskipun beberapa spesies tertentu mengerami telurnya.

3. Amfibi

Sebagian besar amfibi seperti katak dan salamander adalah ovipar. Mereka umumnya meletakkan telur di air atau tempat lembap yang mendukung perkembangan larva setelah menetas.

4. Serangga

Nyaris semua serangga adalah ovipar, dengan metode peneluran yang beragam sesuai dengan spesiesnya. Misalnya, kupu-kupu meletakkan telurnya di daun yang akan menjadi makanan larvanya.

Baca Juga: 4 Manfaat Perkembangbiakan Hewan secara Ovipar dan Vivipar

Hewan ovipar berperan penting dalam ekosistem. Mereka tidak hanya membantu dalam pengendalian populasi spesies tertentu tetapi juga sebagai sumber makanan bagi predator lain. (DNR)