Hitungan Weton Jawa Berdasarkan Sisa Neptu Pasangan

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hitungan Weton Jawa umumnya digunakan untuk melihat peruntungan masa tanam atau masa panen dalam kalender Jawa. Namun sebagian besar masyarakat juga percaya bahwa perhitungan weton dapat menggambarkan tingkat kecocokan pasangan, ataupun prediksi terhadap masa depan hubungan mereka ke depannya saat menjalani kehidupan pernikahan.
Dalam menentukan kecocokan pasangan yang hendak menikah, metode hitungan weton yang digunakan secara umum ialah dengan cara menjumlahkan seluruh weton kelahiran sang pria dan wanita. Hasil penjumlahan tesebut sendiri akan terbagi menjadi 8 kategori prediksi atau ramalan masa depan kehidupan pernikahan mereka. Adapun 8 kategori tersebut terdiri dari Pegat, Ratu, Jodoh, Topo, Tinari, Padu, Sujanan, Pesthi.
Hitungan Weton Jodoh Berdasarkan Sisa Neptu Pasangan
Selain cara menghitung weton Jawa lewat penjumlahan neptu pasangan tadi, hitungan weton untuk memprediksikan kehidupan pernikahan seseorang juga memiliki metode yang lain. Yakni dengan melihat hasil sisa neptu dari penjumlahan weton pasangan.
Cara menghitungnya sendiri, kurang lebih tidak jauh berbeda, yakni dengan menghitung weton pria dan weton masing-masing lalu menjumlahkan nilai neptu keduanya. Namun dalam hitungan weton satu ini, hasil penjumlahan tadi harus dibagi dengan angka 7, dan kita bisa memprediksikan hasil kecocokan berdasarkan banyaknya angka yang tersisa.
Begini ilustrasinya:
Jika mempelai pria yang lahir pada hari Minggu dan Legi, maka hasil neptunya 5+5=10
Jika mempelai wanita yang lahir pada hari Rabu dan Kliwon, maka hasil neptunya 7+8=15
Maka hasil penjumlahan neptu pasangan tersebut adalah 10+15=25
Selanjutnya, hasil 25 tersebut harus dibagi dengan angka 7, maka 25:7=3 dengan sisa neptu 4
Jika hasil sisa neptu tadi sudah ada, maka kita bisa mencocokannya dengan beberapa kategori primbon berikut ini:
Jika sisanya bernilai 1, maka disebut dengan Wasesasegara artinya berbudi luhur, sabar dan pemaaf
Jika sisanya bernilai 2, maka disebut dengan Tunggaksemi artinya memiliki kemudahan rezeki
Jika sisanya bernilai 3, maka disebut dengan Satria Wibawa artinya akan memperoleh kemuliaan
Jika sisanya bernilai 4, maka disebut dengan Sumur Sinaba artinya akan banyak orang yang meminta ilmu kepada kita
Jika sisanya bernilai 5, maka disebut dengan Satria Wirang artinya bisa mendapatkan duka cita/kesulitan
Jika sisanya bernilai 6, maka disebut dengan Bumi Kapetak artinya banyak mengalami kesulitan
Jika sisanya bernilai 7, maka disebut dengan Ketiup Angin artinya sering mendapat kesulitan
Berdasarkan hitungan weton sisa neptu pasangan tadi, kira-kira bagaimana prediksi kecocokanmu dengan pasangan? Apapun hasil perhitunganmu tadi, sebaiknya kita tidak semerta-merta percaya terhadap ramalan tersebut ya! Semoga ulasan tadi bermanfaat untuk menambah wawasan kita terhadap tradisi masyarakat Jawa yang mempercayai weton. (HAI)
