Konten dari Pengguna

Hubungan Antara Hak dan Kewajiban Warga Negara dengan Nilai Dasar Pancasila

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hubungan Antara Hak dan Kewajiban Warga Negara dengan Nilai Dasar Pancasila. Foto: dok. Angga Indratama (Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hubungan Antara Hak dan Kewajiban Warga Negara dengan Nilai Dasar Pancasila. Foto: dok. Angga Indratama (Unsplash.com)

Pancasila yang dikenal sebagai dasar negara Indonesia ini rupanya memiliki hubungan dengan hak dan kewajiban warga negara. Bagaimana hubungan antara hak dan kewajiban warga negara dengan nilai dasar Pancasila? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

Hubungan Antara Hak dan Kewajiban Warga Negara dengan Nilai Dasar Pancasila dan Contohnya

Sebagai negara hukum, Indonesia tentu memiliki dasar negara yang dijadikan sebagai pedoman dan landasan atas jalannya berbagai hukum yang berlaku. Dasar negara yang berlaku di Indonesia dikenal dengan nama Pancasila.

Pancasila terdiri dari lima sila yang perlu diterapkan setiap warga negara Indonesia. Pentingnya menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan ini disebutkan dalam buku berjudul Pendidikan Kewarganegaraan: Kecakapan Berbangsa dan Bernegara yang disusun oleh Aa Nurdiaman (2007:15).

Ilustrasi Hubungan Antara Hak dan Kewajiban Warga Negara dengan Nilai Dasar Pancasila. Foto: dok. Camille Bismonte (Unsplash.com)

Dikutip dari buku tersebut bahwa berdasarkan fungsi dasar pancasila sebagai dasar negara, segala tindak tanduk atau perbuatan semua warga negara harus mencerminkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Hal ini karena Pancasila merupakan sumber nilai yang menuntun sikap, perilaku atau perbuatan Warga Negara Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Pancasila yang berperan sebagai dasar negara ini rupanya memiliki hubungan dengan hak dan kewajiban warga negara. Bagaimana hubungan antara hak dan kewajiban warga negara dengan nilai dasar Pancasila? Pemaparan mengenai hubungan antara hak dan kewajiban warga negara dengan nilai dasar Pancasila dijelaskan dalam buku Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan yang ditulis oleh Tasum, ‎Rani Apriani (2019: 18).

Tertulis dalam buku tersebut bahwa Pancasila merupakan ideologi yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Pancasila menjamin hak asasi manusia melalui nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Nilai-nilai Pancasila dapat dikategorikan menjadi tiga, yaitu nilai dasar, nilai instrumental, dan nilai praksis. Ketiga nilai tersebut secara langsung ataupun tidak langsung mengatur hak dan kewajiban warga negara.

Ilustrasi Hubungan Antara Hak dan Kewajiban Warga Negara dengan Nilai Dasar Pancasila. Foto: dok. Mufid Majnun (Unsplash.com)

Nilai dasar berkaitan dengan hakikat kelima sila Pancasila, yaitu: nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan, dan nilai keadilan. Hubungan antara hak dan kewajiban warga negara dengan pancasila dapat dijabarkan secara singkat sebagai berikut:

  • Sila pertama, menjamin hak warga negara untuk bebas memeluk agama sesuai dengan kepercayaannya, serta melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran agamanya masing-masing. Sila pertama ini juga menggariskan beberapa kewajiban negara, salah satunya mengembangkan toleransi antar umat beragama dan membina kerja sama dengan pemeluk agama lain.

  • Sila kedua, menempatkan hak setiap warga berada pada kedudukan yang sama dalam hukum serta mendapat jaminan dan perlindungan hukum. Sedangkan kewajiban warga negara dalam sila ini adalah mengakui persamaan derajat, hak, dan kewajiban setiap manusia.

  • Sila ketiga menjamin hak-hak warga negara dalam keberagaman yang terjadi kepada masyarakat Indonesia. Sedangkan kewajiban warga negara dalam sila ini adalah menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.

  • Sila keempat menjamin partisipasi politik warga negara. Sedangkan kewajiban yang tertuang dalam sila ini adalah mengutamakan musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan dan tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.

  • Sila kelima, mengakui hak milik perorangan dan dilindungi pemanfaatannya oleh negara. Dalam sila ini, mengamanatkan setiap warga negara untuk mengembangkan sikap gotong royong dan kekeluargaan dengan masyarakat di lingkungan sekitar dan tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum.

Demikian pembahasan mengenai bagaimana hubungan antara hak dan kewajiban warga negara dengan nilai dasar Pancasila dan contoh penerapannya. Pemaparan ini dapat Anda jadikan sebagai pengetahuan tambahan khususnya mengenai hak dan kewajiban warga negara yang dijalankan sesuai dengan nilai dasar Pancasila.(DAP)