Hukum Bacaan Surat Al Maidah Ayat 48 dalam Agama Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam agama Islam, membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar merupakan kewajiban yang sangat dianjurkan bagi setiap muslim. Oleh karena itu, penting untuk memahami hukum bacaan Surat Al Maidah ayat 48 bagi seorang muslim.
Surat Al Maidah ayat 48 menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai kitab petunjuk yang menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya. Selain itu, ayat ini juga menyatakan fungsi Al-Qur'an sebagai pedoman hidup bagi umat manusia.
Hukum Bacaan Surat Al Maidah Ayat 48 Agama Islam
Mengutip dari buku Al Ifaadah Aqidah dasar salafiyah, Abu Fawwaz Nasrul Mas'udi Bin Mulkan Bin Syaakir Hafidhahullah Ta‟ala, (2018), sebagai muslim wajib beriman terhadap hukum yang ada di dalam kitab Al-Qur'an, tercantum dalam Surat Al Maidah ayat 48.
Saat membacanya, tentu harus paham hukum bacaan Surat al Maidah ayat 48. Adapun hukumnya adalah sebagai berikut.
Arab: وَاَنْزَلْنَآ اِلَيْكَ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ وَلَا تَتَّبِعْ اَهْوَاۤءَهُمْ عَمَّا جَاۤءَكَ مِنَ الْحَقِّۗ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَّمِنْهَاجًا ۗوَلَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَجَعَلَكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلٰكِنْ لِّيَبْلُوَكُمْ فِيْ مَآ اٰتٰىكُمْ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِۗ اِلَى اللّٰهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيْعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيْهِ تَخْتَلِفُوْنَۙ ٤٨
Arab: وَاَنْزَلْنَآ:
Ikhfa Haqiqi: Terjadi ketika nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf tertentu, dalam hal ini huruf "ز" (zai). Cara membacanya samar.
Mad Jaiz Munfashil: Huruf mad bertemu dengan hamzah di lain kata. Dibaca panjang 2, 4, atau 5 harakat.
Arab: إِلَيْكَ
Mad Layyin: Terjadi ketika ada huruf yang berharakat fathah bertemu dengan huruf ya mati. Dibaca dengan lemas.
Arab: الْكِتٰبَ
Alif Lam Qomariah: Tanda "ال" bertemu dengan huruf kaf, dibaca jelas.
Mad Thabi'i: Huruf ta berharakat fathah bertemu alif, dibaca panjang 2 harakat.
Arab: قًا لِمَا
Idgham Bilaghunnah: Tanwin bertemu dengan huruf lam. Dibaca masuk tanpa dengung.
Arab: بَيْنَ
Mad Layyin: Fathah bertemu ya mati. Dibaca lemas.
Arab: يَدَيْهِ
Mad Layyin: Sama seperti sebelumnya, dibaca lemas.
Arab: مِنَ الْكِتَابِ
Alif Lam Qomariah: "ال" bertemu huruf kaf, dibaca jelas.
Idzhar Qomariyah: Menguatkan bacaan yang terang.
Arab: الْكِتَابِ
Mad Thabi'i: Huruf ta berharakat fathah bertemu alif, dibaca panjang 2 harakat.
Arab: وَمُهَيْمِنًا
Mad Layyin: Fathah bertemu ya mati, dibaca lemas.
Arab: نًا عَلَيْه
Izhar Halqi: Tanwin bertemu dengan huruf ha di awal kata berikutnya, dibaca jelas di mulut.
Baca juga: Hukum Bacaan Qalqalah yang Benar dalam Islam
Setelah memahaminya, hukum bacaan Surat Al Maidah ayat 48 bisa diterapkan untuk menjaga makna Al-Quran dan meningkatkan kualitas bacaan. Lalu dengan mempraktikkannya, seorang muslim dapat melaksanakan perintah agama sesuai kaidah yang ditetapkan. (RIZ)
