Hukum Keramas Saat Puasa Ramadhan bagi Umat Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tak terasa bulan Ramadhan tiba. Banyak pertanyaan dalam benak umat muslim terkait boleh atau tidaknya melakukan beberapa aktivitas selama puasa di bulan Ramadhan. Salah satunya adalah keramas. Jadi, bagaimana hukum keramas saat puasa Ramadhan bagi umat Islam? Simak penjelasan selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Hukum Keramas Saat Puasa Ramadhan
Sebelum kita bahas tentang hukum keramas saat puasa Ramadhan, mari kita ketahui dahulu apa itu Ramadhan. Dilansir dari buku Bekal Menyambut Bulan Suci Ramadhan oleh Kholilurrohman Muhyiddin (2018:3), Ramadhan adalah bulan yang awalnya adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, dan akhirnya adalah kebebasan dari api neraka. Oleh karena itu, Ramadhan adalah salah satu bulan yang ditunggu oleh umat Muslim.
Hukum keramas saat puasa adalah mubah atau boleh. Hal ini sesuai dengan riwayat dalam dua hadis berikut ini
1. Rasulullah SAW menyiramkan air ke kepalanya saat berpuasa
لَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْعَرْجِ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ الْمَاءَ، وَهُوَ صَائِمٌ مِنَ الْعَطَشِ، أَوْ مِنَ الْحَرِّ
“Sungguh aku menyaksikan Rasulullah Shallallhu ‘Alayhi wa Salam di ‘Araj menyiramkan air ke atas kepalanya sedangkan beliau dalam keadaan berpuasa, karena dahaga dan panasnya cuaca.” (HR. Abu Daud, Ahmad dan Al-Baihaqi)
Hadis tersebut dengan jelas menyatakan bahwa Rasulullah menyiramkan air ke atas kepala saat berpuasa dan itu tidak apa-apa.
2. Ibnu Umar mendinginkan kepalanya saat puasa
وكان ابْنُ عُمَرَ -رضى الله عنهما- بَلَّ ثَوْبًا ، فَأَلْقَاهُ عَلَيْهِ، وَهُوَ صَائِمٌ
Diriwayatkan oleh Bukhari dalam sebuah hadis bahwa Ibnu Umar pernah meletakkan kain basah di kepalanya saat berpuasa untuk mendinginkan kepalanya yang merasa panas. Mendinginkan kepala seperti ini sama dengan menyiramnya dengan air atau mandi.
Meskipun hukum keramas saat puasa Ramadhan adalah boleh, kita tetap harus berhati-hati agar air atau sampo tidak masuk ke lubang tubuh seperti telinga, hidung, dan mulut.
Demikian artikel mengenai hukum keramas saat puasa Ramadhan. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. (LOV)
