Konten dari Pengguna

Hukum Membayar Zakat Fitrah dan Golongan yang Wajib Menerimanya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Zakat Fitrah. (Foto: https://pixabay.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Zakat Fitrah. (Foto: https://pixabay.com)

Wajib menunaikan zakat merupakan salah satu rukun Islam yang harus diamalkan oleh umat muslim di seluruh dunia. Dikutip dari buku Pintar Ibadah Dilengkapi: Tuntunan Shalat Wajib, Shalat Sunah, Zakat, Puasa, Haji, Shalawat, Doa-doa yang ditulis oleh Ust. H. Fatkhur Rahman (2020: 150), zakat fitrah merupakan zakat berupa makanan pokok yang dimakan sehari-hari dan diberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya untuk membersihkan badannya.

Hukum Membayar Zakat Fitrah

Zakat fitrah diwajibkan bagi setiap muslim tua atau muda, laki-laki atau perempuan yang mempunyai kelebihan makanan untuk dirinya dan keluarganya selama malam hari raya dan siang harinya. Dikutip dari kitab Fikih Islam yang ditulis oleh Sulaiman (2002: 208), syarat-syarat orang yang wajib membayar zakat fitrah adalah Islam, lahir sebelum terbenam matahari pada hari penghabisan bulan Ramadhan, dan orang yang mempunyai kelebihan harta dari keperluan makanan untuk dirinya sendiri dan untuk yang wajib dinafkahinya, baik manusia maupun binatang, pada malam hari raya dan siang harinya.

Adapun ketentuan besaran zakat fitrah yang harus dikeluarkan adalah 3,1 liter atau ±2,5 kg bahan makanan pokok. Boleh juga diganti dengan uang yang nilainya sama dengan harga 2,5 kg bahan makan pokok yang dimakannya sehari-hari. hal tersebut dicantumkan dalam As-Sunnah yang didasarkan pada hadist shahih Riwayat Abdullah bin Umar:

“Rasulullah SAW telah mewajibkan zakat fitrah segantang (2,5 kg) kurma, atau segantang syair (gandum) atas hamba sahaya, orang merdeka, laki-laki, perempuan, anak kecil, orang dewasa yang beragama Islam. Rasulullah memerintahkan agar zakat tersebut ditunaikan sebelum mereka melaksanakan shalat Idul Fitri”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Golongan yang Wajib Menerima Zakat Fitrah

Dalam Al-Quran, terdapat 8 golongan yang berhak menerima zakat fitrah. Firman Allah Swt.

۞ اِنَّمَا الصَّدَقٰتُ لِلْفُقَرَاۤءِ وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْعٰمِلِيْنَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوْبُهُمْ وَفِى الرِّقَابِ وَالْغٰرِمِيْنَ وَفِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَابْنِ السَّبِيْلِۗ فَرِيْضَةًمِّنَ اللّٰهِ ۗوَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ

Artinya: “Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui, Maha bijaksana”.

  1. Orang-orang fakir

  2. Orang-orang miskin

  3. Pengurus-pengurus zakat,

  4. Para mualaf yang dibujuk hatinya,

  5. Hamba sahaya,

  6. Orang yang berutang di jalan Allah,

  7. Sabilillah,

  8. dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan (musafir).

Sekian hukum membayar zakat fitrah dan golongan yang wajib menerimanya. Semoga informasi ini bermanfaat! (CL)