Konten dari Pengguna

Hukum Sholat Idul Fitri yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hukum Sholat Idul Fitri. (Foto: Rumman Amin | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hukum Sholat Idul Fitri. (Foto: Rumman Amin | Unsplash.com)

Apa hukum sholat Idul Fitri untuk umat muslim? Bulan Ramadhan berakhir ditandai dengan datangnya Hari Raya Idul Fitri. Pada pagi di hari lebaran, umat muslim sedunia melaksanakan sholat Idul Fitri.

Apakah terdapat hukum yang membahas sholat Idul Fitri? Penasaran dengan jawabannya? Yuk simak artikel di bawah ini!

Hukum Sholat Idul Fitri untuk Umat Muslim

Ilustrasi Hukum Sholat Idul Fitri. (Foto: Matin Firouzabadi | Unsplash.com)

Dikutip dari buku dengan judul Buku Panduan Sholat Lengkap ( Wajib dan Sunah) karya El Sutha (2012), sholat Idul Fitri adalah sholat sunnah yang dilaksanakan pada hari pertama bulan Syawal, untuk menandai berakhirnya bulan Ramadhan, sekaligus menyambut datangnya hari raya Idul Fitri.

Waktu pelaksanaan sholat Idul Fitri adalah mulai dari naiknya matahari setinggi tombak hingga tergelincir. Namun dalam pelaksanaannya, sholat Idul Fitri disunnahkan untuk sedikit ditunda. Hal tersebut agar umat muslim dapat menunaikan zakat fitrah terlebih dahulu.

Lantas apa hukum sholat Idul Fitri? Hukum sholat Idul Fitri adalah sunnah muakkadah atau sunnah yang dikuatkan. Hal tersebut karena Nabi Muhammad SAW selalu menunaikan sholat Idul Fitri setiap tahunnya.

Bahkan, Rasulullah SAW juga meminta kaum perempuan dan anak-anak untuk turut serta menghadiri sholat Idul Fitri. Tujuannya adalah syi’ar Islam dan juga bukti keimanan serta ketaqwaan seorang muslimin dan muslimah terhadap Allah SWT.

Baca juga: Tata Cara Sholat Idul Fitri Lengkap dengan Sunnah yang Dianjurkan

Namun, ternyata terdapat tiga pendapat mengenai hukum pelaksanaan sholat Idul Fitri. Apa saja pendapatnya? Yuk langsung baca pembahasan di bawah ini.

1. Hukumnya Sunnah Muakkadah

Pendapat pertama mengatakan bahwa sholat ini hukumnya sunnah muakkadah. Hal tersebut sesuai dengan pendapat dari Imam asy Syafi’i dan Imam Malik yang didasarkan pada hadis Nabi berikut ini:

Dari Thalhah bin Ubaidillah; Ada seorang Arab badui datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam keadaan kepalanya penuh debu lalu berkata:

Wahai Rasulullah, kabarkan kepadaku apa yang telah Allah wajibkan buatku tentang sholat? ‘Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: ‘Sholat lima waktu kali kecuali bila kamu mau menambah dengan yang tathawwu’ (sunnah). (HR Bukhari)

2. Hukumnya Fardhu Kifayah

Pendapat kedua didasarkan oleh pendapat Imam Ahmad bin Hambal. Hukum fardhu kifayah bersandar pada ayat surat Al-Kautsar sebagai berikut:

Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu; dan berkorban lah. (QS. Al-Kautsar : 2)

Namun, ulama-ulama lainnya berpendapat bahwa perintah sholat dalam surat Al-Kautsar untuk sholat umum dan bukan terkhusus pada sholat Idul Fitri.

3. Hukumnya Fardhu ‘Ain

Pendapat tentang sholat Idul Fitri hukumnya fardhu ‘ain ini dikatakan oleh Al-hanafiyah dan juga didukung oleh asy-Syaukani dan Ibnu Taimiyah. Hal tersebut berdasarkan surat Al-baqarah sebagai berikut.

Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. (QS. Al-Baqarah : 185).

Itu tadi adalah tiga hukum sholat Idul Fitri yang wajib kamu ketahui. Meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai hukum sholat, namun sholat Idul Fitri tetap tidak boleh ditinggalkan. (FAR)