Hukum Tajwid Surat Al-A'la Lengkap dengan Cara Membacanya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mempelajari hukum tajwid surat Al-A’la merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan agar bisa membaca surat tersebut dengan baik dan benar. Membaca Al-Quran sendiri merupakan kewajiban bagi umat Islam.
Hal ini karena Al-Quran merupakan pedoman hidup bagi umat Islam sekaligus menjadi sumber hukum tertinggi. Agar dalam membaca Al-Quran tidak ada kekeliruan, maka harus mengerti hukum tajwid dengan baik.
Hukum Tajwid Surat Al-A'la dan Cara Membacanya
Dikutip dari buku Metode Pengajaran Al-Quran dan Seni Baca Al-Quran dengan Ilmu Tajwid karya Nur’aini, (2020) dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan ilmu tajwid adalah ilmu yang mempelajari tentang cara membaca Al-Quran dengan baik.
Berikut ini adalah beberapa hukum tajwid surat Al-A’la lengkap dengan cara membacanya untuk dipelajari.
رَبِّكَ
Tafkhim karena ra berharakat fathah. Dibaca dengan tebal.
الْأَعْلَى
Alif lam qomariyah sebab ada alif lam berjumpa atau disertai hamzah, salah satu huruf qomariyah. Dibaca jelas.
عْلَى
Mad thabi'i, karena setelah lam ada alif bengkok, cara membacanya panjang dua harakat.
الَّذِي
Alif lam syamsiyah, karena ada alif lam bertemu lam lagi, salah satu karakter syamsyiyah. Dibaca idgham.
وَالَّذِي أَخْرَجَ
Mad jaiz munfashil, karena ada mad thabi'i bertemu hamzah yang terpisah. Cara membacanya dipanjangkan sampai dua setengah alif atau lima harakat.
فَجَعَلَهُ
Mad shilah qashirah, karena huruf ha (kata ganti) bertemu dengan huruf selain hamzah. Cara membacanya panjang dua harakat.
غُثَاء
Mad wajib muttasil, karena huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata. Dibaca panjang empat atau lima harakat.
ءً اَ
Idzhar halqi, cara membacanya tanwin dibaca jelas.
سَنُقْرِؤُكَ
Qolqolah sughro, karena huruf qalqalah qaf berharakat sukun dan posisinya di tengah kalimat. Cara membacanya dipantulkan secara ringan. Kemudian, ra dibaca secara tarqi atau ditipiskan.
تَنْسٰىٓ ۖ
Ikhfa ausath, karena huruf nun sukun bertemu huruf sin. Cara membacanya samar dengan dengung dan ditahan selama 3 harakat.
Pada waktu mengucapkan huruf nun mati, sikap lidah dan bibir dipersiapkan menempati huruf sin. Kemudian, sa dibaca secara mad thabi'i, karena ada fathah berdiri di atasnya.
شَاء
Mad wajib muttasil, karena ada mad thabi’i bertemu dengan hamzah dalam satu kata, maka cara bacanya panjang empat atau lima harakat.
Baca juga: Cara Beriman kepada Alquran sebagai Salah Satu Kitab Allah Swt.
Demikian adalah pembahasan mengenai hukum tajwid surat Al-A’la dan cara membacanya untuk bahan belajar membaca Al-Quran di rumah. (WWN)
