Hukuman untuk Pemain yang Melakukan Pelanggaran di Area Gawang

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemain yang melakukan pelanggaran di area gawang akan terkena hukuman penalti. Penalti merupakan salah satu bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh pemain sepak bola di wilayahnya sendiri, tepatnya di sekitar gawang. Hukuman ini disebut juga dengan tendangan yang dilaksanakan oleh seorang pemain dalam kotak penalti tanpa adanya penjagaan dari musuh, kecuali oleh penjaga gawang sendiri. Dalam praktiknya, pemain yang menendang bola akan berhadapan langsung dengan penjaga gawang dengan jarak sepanjang 11 meter. Selain berfungsi sebagai hukuman, tendangan penalti juga berfungsi untuk memilih tim pemenang karena pertandingan berakhir dengan seri. Agar lebih paham, simak penjelasannya di artikel ini.
Peraturan Tendangan Penalti
Mengutip buku Dasar-dasar Permainan Futsal oleh Murhananto (2006), inilah peraturan yang perlu dipatuhi oleh pemain saat menendang bola penalti:
• Pemain yang menendang bola penalti teridentifikasi dengan tepat
• Posisi bola harus ada di titik yang telah disediakan.
• Posisi kiper berada di wilayah garis gawang dan pandangannya tertuju pada bola penalti.
• Posisi para pemain yang tidak menendang bola penalti berada di belakang titik penalti dengan jarak 9.15 meter.
• Jika pemain yang menendang bola penalti melakukan kesalahana, maka wasit akan memberikan izin untuk menendang bola lagi.
• Jika pihak yang melakukan pelanggaran adalah kiper, bola penalti yang sudah ditendang dan masuk ke gawang akan disahkan oleh wasit.
Penyebab Terjadinya Penalti
Ada beberapa penyebab terjadinya penalti. Tindakan yang dinilai sebagai pelanggaran tersebut seperti bola yang menyentuh tangan pemain secara sengaja atau tidak disengaja.
Hukuman penalti juga diberikan saat pemain sepak bola menyentuh atau menarik baju milik pemain lawan dan melakukan permainan yang keras di sekitar kotak penalti.
Tendangan penalti juga akan dilakukan saat penjaga gawang melakukan pelanggaran. Contohnya, seperti mengulur waktu atau menghentikan pemain lawan dengan cara yang keras.
Secara garis besar, tendangan penalti adalah tendangan yang berhak dilakukan oleh kubu pemain yang merasa dirugikan oleh rivalnya. Selain itu, tendangan ini juga akan dilakukan apabila belum ada pemain yang menang hingga mendekati waktu akhir permainan. (DLA)
