Ibadah Kamis Putih 2025: Jadwal dan Rangkaian Kegiatannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ibadah Kamis Putih 2025 menjadi momen sakral bagi umat Katolik sebagai bagian dari rangkaian Pekan Suci menjelang Paskah. Pada Kamis Putih, semua umat mengenang Perjamuan Terakhir Yesus bersama para murid.
Lebih dari sekadar ritual, Kamis Putih mengajak umat untuk merefleksikan makna pelayanan dan kasih sejati. Dalam suasana yang hening dan khidmat, ibadah ini membuka jalan menuju misteri wafat dan kebangkitan Kristus.
Kegiatan Ibadah Kamis Putih 2025
Kamis Putih adalah peringatan dalam tradisi Katolik yang jatuh pada 17 April 2025, menandai dimulainya Trihari Suci menjelang Paskah. Hari ini memperingati Perjamuan Terakhir Yesus Kristus bersama para murid-Nya, saat Ia menetapkan Sakramen Ekaristi dan memberikan perintah baru untuk saling mengasihi.
Pada Kamis Putih, umat Katolik memperingati tiga hal utama. Hal-hal tersebut adalah:
1. Perjamuan Terakhir
Menurut buku Catatan 40 Hari Sebelum Paskah, Mortigor Afrizal Purba, (2024), ini adalah momen saat Yesus Kristus mengadakan makan malam bersama para rasul sebelum Ia disalibkan.
2. Penetapan Sakramen Ekaristi
Pada penetapan Sakramen Ekaristi, Yesus mempersembahkan roti dan anggur sebagai tubuh dan darah-Nya. Peristiwa inilah yang menjadi dasar perayaan Ekaristi dalam Gereja Katolik.
3. Teladan Pelayanan
Kemudian ada pembasuhan kaki. Menggambarkan saat Yesus membasuh kaki para murid sebagai simbol kerendahan hati dan pelayanan, mengajarkan pentingnya saling melayani.
Ibadah Kamis Putih umumnya meliputi kegiatan berikut:
Misa Perjamuan Tuhan. Ini adalah misa yang sangat sakral, biasanya termasuk prosesi pembasuhan kaki.
Penyimpanan Sakramen Mahakudus. Ekaristi akan disimpan secara khusus untuk persiapan Jumat Agung.
Tuguran (Adorasi Sakramen Mahakudus). Umat diajak untuk berjaga dan berdoa, mengenang Yesus yang berdoa di Taman Getsemani sebelum penangkapan-Nya.
Pemberhentian Lonceng dan Musik. Setelah "Kemuliaan" dinyanyikan di awal misa, lonceng gereja tidak dibunyikan lagi hingga malam Paskah, sebagai tanda suasana duka menjelang penyaliban Yesus.
Beberapa gereja bisa menambahkan unsur budaya dalam perayaan, seperti musik tradisional, doa, atau pakaian khas. Meskipun demikian, unsur utama seperti Misa Perjamuan Tuhan, pembasuhan kaki, dan adorasi Sakramen Mahakudus tetap ada.
Baca Juga: Apa Itu Kamis Putih? Pengertian dan Rangkaian Kegiatan Peringatannya
Ibadah Kamis Putih 2025 adalah bagian dari tradisi yang menjadi ajakan untuk merenungkan kembali makna kasih, pengorbanan, dan kerendahan hati yang diajarkan Yesus Kristus. Pada momen tersebut, umat diajak untuk meneladani sikap hidup Yesus dalam kehidupan sehari-hari. (DNR)
