Konten dari Pengguna

Ilustrasi Khotbah Tentang Keluarga Kristen yang Bertumbuh dengan Yesus

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Khotbah Tentang Keluarga Kristen. (Foto: https://pixabay.com/id/)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Khotbah Tentang Keluarga Kristen. (Foto: https://pixabay.com/id/)

Keluarga adalah unit terkecil masyarakat, terdiri dari kepala keluarga dan beberapa anggotanya yang tinggal dalam satu atap, saling berhubungan dengan satu dan yang lain, dan saling berketergantungan. Biasanya kata keluarga muncul bila dalam sekumpulan orang memiliki hubungan darah.

Dalam agama Kristen, sangat penting untuk membina hubungan keluarga dengan Allah. Keluarga yang bertumbuh di dalam Kristus adalah keluarga yang mempunyai makna lebih untuk mengenal, mengasihi, dan menaati Dia. Oleh karena itu, sebagai anggota keluarga Allah, kita harus melakukan yang terbaik dalam membangun keluarga yang berkenan kepada Allah.

Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai ilustrasi khotbah tentang keluarga Kristen.

Ilustrasi Khotbah Tentang Keluarga Kristen

Ilustrasi Khotbah Tentang Keluarga Kristen. (Foto: https://pixabay.com/id/)

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa sebagai keluarga Kristen, kita harus membangun keluarga yang bertumbuh dan berkenaan kepada Allah setiap harinya. Salah satu cara agar bertumbuh dengan Allah adalah dengan membaca Alkitab dan merenungkan isi firmanNya. Berikut adalah ilustrasi khotbah tentang keluarga Kristen yang bertumbuh dengan Yesus melalui cinta yang dikutip dari buku Terang Hidup: Renungan Harian Dewasa Edisi Tahunan yang ditulis oleh Pdt. Nugroho Sapto Prabowo & Diana Christianti, S. Pd (2017: 69):

Elemen Cinta

Nats Alkitab: Matius 22: 34–40

Hari ini kita akan membahas mengenai hukum kasih yang kedua, yaitu tentang bagaimana cara mengasihi orang lain. Bacaan hari ini tidak sekadar hanya membahas bagaimana cara mengasihi Bapa dengan benar, tetapi juga mengasihi sesama kita dengan benar. Jika hubungan kita dnegan Tuhan tidak benar atau tidak memiliki pengenalan yang kuat tentang firman Tuhan pastinya cara kita mengasihi sesama salah, tidak tepat, dan tidak tulus. Padahal keKristenan memiliki pengertian dan cara yang berbeda dalam mengasihi sesama, khususnya dalam keluarga.

Cara kita menunjukkan kasih sayang kepada keluarga tidak boleh sembarangan, tetapi harus tepat. Contohnya, menurut dunia demi kebaikan kitab oleh berbohong. Namun, Tuhan tidak memperbolehkan hal tersebut. Tidak ada kata “berbohong demi kebaikan” dalam kamus keKristenan. MencintaiNya berarti mengikuti perintahNya. Cintailah orang lain dengan tulus sama seperti kita mengharapkan ketulusan dari orang lain.

Semoga kasih Kristus selalu menyertaimu. Amin! (CHL)