Konten dari Pengguna

Implementasi Barcode dalam Sistem Informasi Perusahaan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk jelaskan implementasi barcode. Sumber: pexels.com/Polina Tankilevitch
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk jelaskan implementasi barcode. Sumber: pexels.com/Polina Tankilevitch

Jelaskan impelementasi barcode! Barcode banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Pada saat berbelanja di pasar swalayan pasti ditemukan produk yang dilengkapi barcode. Barcode tersebut lalu dipindai di mesin kasir saat proses pembayaran.

Barcode tidak hanya digunakan di pasar swalayan tetapi juga di perusahaan. Hal inilah yang menarik untuk dipahami.

Jelaskan Implementasi Barcode di Perusahaan! Ini Ulasannya

Ilustrasi untuk jelaskan implementasi barcode. Sumber: pexels.com/Kampus Production

Menurut buku Penataan Produk untuk SMK/MAK Kelas XI oleh Ely Arinawati, S.Pd dan Badrus Suryadi, S.Pd., M.M. (2019: 149-151), barcode adalah sekumpulan kode berbentuk garis dengan ketebalan masing-masing garis berbeda sesuai isi kodenya.

Barcode pertama kali diperkenalkan dan dipatenkan di Amerika oleh Norman Joseph Woodland dan bernard Silver, mahasiswa Drexel Institute of Technology pada akhir era 40-an. Implementasi barcode terjadi atas jasa dua orang insinyur, yaitu Raymond Alexander dan Frank Stietz.

Barcode adalah informasi yang terbacakan oleh mesin. Barcode dibaca dengan alat yang disebut barcode scanner. Jelaskan implementasi barcode! Barcode berfungsi sebagai sistem penyimpanan informasi sebuah outlet yang bekerja sama dengan perusahaan dalam penjualan suatu produk.

Barcode dapat meningkatkan kecepatan dalam pelayanan pelanggan di berbagai toko dan pasar swalayan serta meningkatkan akurasi data produk yang di-input oleh kasir.

Bagi perusahaan, barcode memudahkan penjualan dan penyimpanan barang. Selain itu, pasar-pasar swalayan menggunakan barcode untuk mengetahui harga barang secara cepat dan benar. Pada saat membayar barang di pasar swalayan, petugas kasir akan memindai barcode pada bungkus barang lalu harga barang akan keluar pada layar mesin kasir.

Barcode juga digunakan untuk mengetahui asal barang. Angka tertentu yang tertera pada kode garis mewakili negara dan pabrik tempat barang tersebut dibuat.

Fungsi lain dari barcode adalah untuk mempercepat pengecekan barang. Pabrik dapat mengetahui dengan cepat informais mengenai suatu barang dari pasar swalayan, contohnya berapa banyak barang tersebut terjual.

Barcode juga membantu mengurangi kesalahan pengetikan. Kesalahan pengetikan harga barang, jenis barang, dan data-data lainnya dapat dihindari jike menggunakan garis 1.

Baca juga: Cara Scan Barcode UTBK dengan Menggunakan HP Android dan iPhone

Itulah jawaban untuk pertanyaan jelaskan implementasi barcode. Barcode memiliki fungsi yang penting dalam sistem informasi perusahaan terkait barang yang diproduksi. Barcode juga memudahkan suatu toko dalam melayani pelanggan. (IND)