Ini Faktor Utama Pemberi Kontribusi terhadap Lompat Jauh dalam Cabor Atletik

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lompat jauh merupakan bagian dari cabang olahraga (cabor) atletik. Faktor utama pemberi kontribusi terhadap lompat jauh adalah daya tahan efisiensi gerak lari. Hal tersebut terjadi karena kunci lompat jauh adalah melakukan lompatan sejauh mungkin.
Sebelum melompat, setiap orang yang melakukan lompat jauh perlu lari dan menambah kecepatan. Cara untuk melakukan gerakan tersebut dengan baik adalah memahami teknik dasar lompat jauh.
Faktor Utama Pemberi Kontribusi terhadap Lompat Jauh adalah Efisiensi Gerak Lari
Lompat jauh adalah bagian dari nomor lompat dalam cabor atletik. Dikutip dari buku Ensiklopedi Olah Raga Atletik, Endris, dkk. (2021: 1), lompat jauh adalah gerakan melompat ke depan atas dalam upaya membawa titik berat badan selama mungkin di udara.
Gerakan tersebut dilakukan dengan cepat melalui tolakan pada satu kaki agar dapat mencapai jarak terjauh. Faktor utama pemberi kontribusi terhadap lompat jauh adalah daya tahan efisiensi gerak lari.
Ketika seseorang memiliki sikap awal, kecepatan lari, dan tolakan yang tepat, tubuh akan mampu mencapai jarak yang paling jauh. Jika salah satu di antaranya tidak tepat, lompatan menjadi kurang maksimal bahkan dapat menempuh jarak yang pendek.
Teknik Dasar Lompat Jauh
Kunci penting dalam menumbuhkan daya tahan efisiensi gerak lari pada lompat jauh adalah melakukan latihan dengan teratur dan intens. Selain itu, orang yang hendak melakukan lompat jauh juga perlu memahami teknik dasar yang benar.
Dikutip dari buku Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk Kelas VIII, Nenggala (2007: 39), berikut adalah bentuk latihan lompat jauh gaya jongkok.
Berdiri di tepi bak pasir dengan kedua kaki dibuka sejajar selebar bahu. Posisi kedua lengan terjulur ke depan.
Lompat dengan kedua kaki. Bantu lompatan tersebut dengan ayunan lengan dari belakang ke depan.
Ketika tubuh melayang di udara, kedua tangan terjulur ke depan dengan kedua lutut ditekuk (posisi jongkok).
Condongkan badan ke depan sehingga pada saat mendarat badan tidak jatuh ke belakang. Posisi tersebut merupakan persiapan untuk mendarat.
Ketika mendarat, gunakan kedua kaki sambil kedua tangan tetap berada di depan. Posisi tersebut bertujuan untuk menjaga badan dan/atau tubuh tidak tersungkur ke pasir.
Baca juga: Mengenal Perbedaan Lompat Jauh dan Lompat Galah dalam Pelajaran Olahraga
Setelah menyimak penjelasan di atas, diketahui bahwa faktor utama pemberi kontribusi terhadap lompat jauh adalah daya tahan efisiensi gerak lari. Cara agar berhasil lompat jauh adalah latihan secara intens dan mempelajari teknik dasarnya. (AA)
