Konten dari Pengguna

Inilah Maksud Pemberian Tawas pada Air Minum

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pemberian tawas pada air minum. Sumber: www.unsplash.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemberian tawas pada air minum. Sumber: www.unsplash.com.

Pemberian tawas pada air minum dimaksudkan untuk menggumpalkan kotoran agar air jernih. Sudah banyak yang mengetahui manfaat tawas secara umum untuk air minum tapi belum mengetahui bagaimana cara penggunaannya.

Tawas berbentuk bongkahan kristal yang bisa dibeli di toko bangunan atau bahan kimia. Meski sangat bermanfaat, tapi tak semua toko menjual tawas. Tawas lebih mudah ditemukan di marketplace.

Pemberian Tawas pada Air Minum Dimaksudkan untuk Apa?

Tawas memiliki sifat koagulan, yaitu mengikat kotoran dan mengendapkannya. Tawas sangat efektif mengendapkan partikel yang melayang di permukaan air, baik yang berbentuk suspensi , berminyak maupun koloid.

Secara ilmiah, nama tawas adalah aluminium sulfat atau Al2(SO4)3 . Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan RI di www.kemkes.go.id, cara pemberian tawas pada air minum adalah:

  1. Tambahkan setengah sendok tawas ke dalam 20 liter air.

  2. Aduk selama 5 menit.

  3. Diamkan selama 10-20 menit sampai kotoran mengendap.

Untuk konsumsi air minum, air yang sudah dijernihkan dengan tawas harus dimasak sampai mendidih dahulu.

Sedangkan untuk volume air yang lebih besar, laman Dinkes Kulonprogo memberikan saran pemberian tawas pada air minum berdasarkan pengalaman bencana gunung Merapi yang mencemari sumur-sumur masyarakat sebagai berikut:

  1. Aduk sedikit air, 150 gram tawas dan 150 gram kapur tohor dalam ember.

  2. Masukkan larutan tawas tersebut ke dalam 1m³ air sumur.

  3. Tuangkan ke sumur.

  4. Diamkan 10-20 menit atau sampai jernih.

  5. Larutkan ¼ sendok the kaporit dengan air di dalam ember.

  6. Tuangkan ke sumur.

  7. Air bisa digunakan dalam 30-40 menit.

Baca juga: Fungsi Tawas dalam Proses Pengendapan Air yang Benar

Keamanan Pemberian Tawas pada Air Minum

Ilustrasi pemberian tawas pada air minum. Sumber: www.unsplash.com.

Tawas sangat dibutuhkan ketika terjadi bencana. Kemkes menghitung bahwa kebutuhan air bersih tiap orang pada hari pertama mengungsi adalah 5 liter. Pada hari kedua dan seterusnya tiap orang membutuhkan 20 liter air bersih untuk minum dan membersihkan diri.

Dalam kondisi darurat seperti itu, air yang bersih menjadi kebutuhan darurat sehingga kebutuhan akan tawas juga mendesak. Namun selalu ikuti saran Dinas Kesehatan untuk pemberian tawas pada air minum yang aman. Hindari menuangkan tawas langsung ke dalam sumur tanpa takaran.

Pemberian tawas pada air minum memang berguna untuk menjernihkan air yang tercemar. Namun penggunaan tawas yang berlebihan dalam waktu lama bisa membahayakan ginjal. Untuk keadaan normal, usahakan mencari sumber air minum yang lebih baik. (LUS)