Konten dari Pengguna

Interaksi antara Komponen Penyusun Suatu Ekosistem beserta Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagaimana interaksi antara komponen penyusun suatu ekosistem? Sumber: pexels.com/Andrew McKie
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagaimana interaksi antara komponen penyusun suatu ekosistem? Sumber: pexels.com/Andrew McKie

Bagaimana interaksi antara komponen penyusun suatu ekosistem? Ekosistem adalah suatu sistem yang terbentuk dari interaksi antara makhluk hidup dan lingkungan tempat hidupnya. Komponen penyusun ekosistem adalah komponen biotik dan abiotik.

Komponen biotik adalah makhluk hidup yang meliputi manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme. Komponen abiotik adalah komponen tak hidup yang meliputi tanah, air, udara, dan cahaya matahari.

Contoh dan Interaksi antara Komponen Suatu Ekosistem

Ilustrasi bagaimana interaksi antara komponen penyusun suatu ekosistem? Sumber: pexels.com/Brayden Stanford

Interaksi antara komponen penyusun suatu ekosistem bersifat timbal balik dan saling berhubungan. Komponen biotik berpengaruh pada komponen abiotik dan sebaliknya. Contohnya makhluk hidup memerlukan air untuk hidup dan tumbuhan memerlukan burung untuk membantu penyerbukan.

Selain itu, antara komponen biotik juga terjadi interaksi timbal balik. Interaksi yang terjadi antara komponen biotik dapat berupa simbiosis, kompetisi, predasi, dan herbovori. Menurut buku Manusia, Ekosistem, dan Keanekaragaman Hayati oleh Novi Eka Putri dan yayuk Mulyati (2023: 29), penjelasan masing-masing interaksi adalah sebagai berikut:

1. Simbiosis

Simbiosis adalah interaksi yang terbentuk antara dua organisme dan spesies berbeda yang hidup di satu habitat yang sama. Ada 3 jenis simbiosis yaitu simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, dan simbiosis parasitisme.

  • Simbiosis mutualisme: simbiosis yang terjadi apabila organisme saling mendapatkan keuntungan. Contohnya adalah simbiosis antara lebah dan bunga. Lebah mendapatkan makanan berupa nektar dari tanaman berbunga lalu bunga dibantu penyerbukannya oleh lebah.

  • Simbiosis komensalisme: simbiosis ini terjadi jika salah satu organisme mendapat keuntungan tetapi organisme lain tidak dirugikan. Contohnya simbiosis antara ikan hiu dan ikan remora. Ikan remora mendapat sisa makanan dari ikan hiu tetapi ikan hiu tidak dirugikan oleh ikan remora.

  • Simbiosis parasitisme: simbiosis ini terjadi jika salah satu organisme diuntungkan tapi organisme lainnya dirugikan. Contohnya adalah kutu pada manusia atau hewan.

2. Kompetisi

Kompetisi adalah hubungan yang terbentuk antara spesies yang satu dan lainnya karena adanya unsur persaingan. Terbatasnya makanan dan kebutuhan di habitat tempat spesies tersebut hidup menjadi faktor terjadinya kompetisi. Contohnya adalah persaingan singa dan cheetah dalam memperebutkan mangsa di habitat yang sama.

3. Predasi

Predasi adalah hubungan yang terbentuk antara hewan karnivora (pemakan daging) sebagai predator atau pemangsa dengan hewan herbivora (pemakan tumbuhan) sebagai mangsa. Contoh predasi adalah singa yang memangsa hewan herbivora di padang rumput serta belalang yang dimangsa oleh burung.

4. Herbivori

Herbivori adalah hubungan yang terjadi antara hewan herbivora (pemakan tumbuhan) dengan produsen (tumbuhan). Contoh herbivori adalah kambing yang memakan rumput.

Baca juga: Pengertian Ekosistem, Komponen, dan Jenis-jenisnya

Dari penjelasan di atas dapat dipahami bagaimana interaksi antara komponen penyusun suatu sistem berlangsung secara timbal balik. Interaksi tersebut menghasilkan interaksi timbal balik yang berpengaruh pada keseimbangan ekosistem alam. Tugas manusia adalah menjaga agar ekosistem dan makhluk hidup di dalamnya tetap lestari. Semoga bermanfaat. (IND)