Inti Endosperma yang Triploid Berasal dari Peleburan Apa? Ini Penjelasannya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ilmu sains, sel menjadi materi yang menarik untuk dipelajari lebih lanjut. Salah satunya adalah terkait dengan endosperma. Adapun inti endosperma yang triploid berasal dari peleburan satu inti sel sperma dengan dua inti polar.
Pemahaman tentang endosperma memang menjadi hal yang penting untuk diketahui oleh para siswa. Sebab, sering kali materi ini dijadikan sebagai soal dalam ujian, sehingga dibutuhkan pemahaman mendalam bagi siswa agar bisa menjawabnya.
Inti Endosperma yang Triploid Berasal dari Peleburan Apa?
Endosperma merupakan jaringan yang terdapat di dalam biji sebagian besar tumbuhan berbunga. Secara umum, endosperma mempunyai sifat triploid, yakni memiliki tiga set kromosom per nukleus.
Mengutip dari buku 101+ Bio Basic: Anfistum (Anatomi Fisiologi Tumbuhan), Murditya, Rucitra, dan Izza (2021:263), inti endosperma yang triploid berasal dari peleburan satu inti sel sperma dengan dua inti polar.
Adapun proses pembentukan endosperma terjadi melalui pembuahan ganda. Perlu diketahui bahwa pembuahan ganda terjadi ketika dua gamet atau inti jantan menyatu secara terpisah dengan dua inti betina yang berbeda. Nantinya, inti sperma lainnya akan menyatu dengan sel telur untuk membentuk embrio.
Bagi tumbuhan sendiri, endosperma berfungsi sebagai cadangan makanan untuk calon tumbuhan baru. Hal ini karena endosperma mengelilingi embrio dan juga menyediakan nutrisi dalam bentuk pati, minyak, dan protein.
Berikut adalah rincian proses pembuahan ganda untuk endosperma yang bersifat triploid.
Awalnya, serbuk sari jatuh di kepala putik, lalu akan melekat dan tumbuh menjadi buluh serbuk sari dengan satu inti vegetatif dan dua inti generatif.
Kemudian buluh serbuk sari akan menuju ruang bakal biji dengan inti vegetatif sebagai penunjuk jala.
Jika serbuk sari sampai di dalam bakal biji, maka inti vegetatif akan mati. Adapun untuk menghasilkan zigot, inti generatif 1 akan membuahi ovum, sedangkan inti generatif 2 akan membuahi inti kandung lembaga sekunder yang berguna untuk menghasilkan cadangan makanan atau endosperma bagi calon individu baru.
Lalu, serbuk yang menempel pada ujung putik dan menghasilkan saluran serbuk yang akan menembus ovum melalui pori kecil atau mikrofil. Inti sel dalam serbuk sari ini akan mengalami pembelahan dan membentuk inti vegetatif, inti generatif satu, dan inti generatif dua.
Baca Juga: Tiga Bagian yang Menyusun Inti Sel dalam Ilmu Biologi
Jadi, kesimpulannya adalah inti endosperma yang triploid berasal dari peleburan satu inti sel sperma dengan dua inti polar. (Anne)
