Konten dari Pengguna

Irama: Pengertian dan 2 Jenis-jenisnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sebutkan Dua Jenis Irama. Sumber: Unsplash/David Lusvardi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sebutkan Dua Jenis Irama. Sumber: Unsplash/David Lusvardi

Musik adalah salah satu cabang seni yang sudah tidak asing di telinga. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika seseorang bermusik, seperti memahami irama. Dalam memahami irama, biasanya muncul pertanyaan sebutkan dua jenis irama.

Irama sendiri merupakan bagian penting dalam pembentukan musik yang terdiri dari sekelompok bunyi dengan susunan irama tertentu dalam satu atau beberapa birama. Bunyi ini berulang dan teratur dalam komposisi musik.

Pengertian Irama

Ilustrasi Sebutkan Dua Jenis Irama. Sumber: Unsplash/Caleb George

Dikutip dari buku Anak, Kreativitas Dan Seninya (Musik), Nandhy Prasetyo, (2020, 69), irama atau lebih sering disebut pola irama merupakan serangkaian gerak yang teratur dan menjadi dasar dalam musik.

Pola irama adalah sekelompok bunyi dengan susunan irama tertentu dalam satu atau beberapa birama di dalam lagu. Bunyi ini muncul secara berulang dan teratur. Penggunaan pola irama penting untuk membuat musik dapat didengar dengan baik dan teratur.

Dapat disimpulkan bahwa, pola irama memiliki padanan kata ostinato irama yang artinya pola ritme yang dibunyikan atau didengar berulang-ulang dan berlangsung secara teratur sepanjang lagu, sehingga membentuk satuan irama dengan nama tertentu.

Pola irama muncul dalam kerangka meteran, yaitu pola berulang dari ketukan kuat dan lemah. Contoh meteran yang umum meliputi meteran dua ketukan (kuat-lemah), meteran tiga ketukan (kuat-lemah-lemah), dan meteran empat ketukan (kuat-lemah-lemah-lemah).

Mengetahui pola irama memiliki manfaat bagi pemain musik dan penyanyi. Hal ini disebabkan pemain musik tersebut dapat mengikuti pola yang telah ditentukan dengan baik, sehingga dapat membawakan lagu dengan sempurna. Tanpa pola irama, musik akan terdengar kacau dan tidak enak didengar.

Dua Jenis Irama

Ilustrasi Sebutkan Dua Jenis Irama. Sumber: Unsplash/Mario La Pergola

Di atas sudah dijelaskan mengenai pengertian irama. Lantas, apa saja dua jenis irama? Berikut penjelasannya.

1. Pola Irama Rata

Pola irama rata merupakan pola yang memiliki pembagian pola yang rata pada bagian atas maupun pada bagian pulsa. Pola ini biasanya ditemui pada lagu-lagu anak, seperti lagu menanam pohon atau pada lagu topi saya bundar.

Berikut lirik lagu topi saya bundar yang mempunyai pola irama rata:

Topi saya bundar

Bundar topi saya

Kalau tidak bundar

Bukan topi saya

2. Pola Irama Tidak Rata

Pola irama tidak rata bisa diartikan sebagai pembagian nada berulang antara pola dengan pulsa tidak sama rata yang merupakan kebalikan dari pola irama rata.

Contoh lagu yang menggunakan pola irama tidak rata ini adalah “Ruri Abangku” hasil karya AT. Mahmud. Berikut lirik lagu dari “Ruri Abangku” dengan menggunakan pola irama tidak rata.

Ruri adalah abangku

Rajin dan senang belajar

Dengan menyandang tas di bahu

Riang menuju sekolah

Berhitung, menulis, membaca

Tak lupa diulang di rumah

Ingin akupun demikian

Serajin Ruli abangku

Baca Juga: Perbedaan Pola Melodi dan Pola Birama dalam Musik

Itulah jawaban dari pertanyaan sebutkan dua jenis irama dan pengertiannya. Selain irama rata dan tidak rata, terdapat juga jenis-jenis irama lain, yaitu suku bangsa, syncope, ostinato, poliritmia, dan polimerik. (GLG)