Konten dari Pengguna

Isi Plot dalam Cerita Fantasi Lengkap dengan Struktur Penulisannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Uraikan isi plot dalam cerita fantasi. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Uraikan isi plot dalam cerita fantasi. Sumber: pexels.com

Dalam karya sastra fiksi, ada banyak sekali genre cerita yang bisa dibuat. Salah satunya adalah cerita fiksi. Biasanya, siswa yang sedang belajar bahasa Indonesia akan diminta untuk uraikan isi plot dalam cerita fantasi.

Sama seperti karya sastra lainnya, dalam cerita fantasi juga terdapat sejumlah isi plot dan struktur yang penting untuk diketahui penulis. Dengan begitu, maka proses penulisan cerita fantasi dapat lebih tertata.

Isi Plot dalam Cerita Fantasi dan Struktur Penulisannya

Uraikan isi plot dalam cerita fantasi. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Explore Bahasa Indonesia Jilid 1 untuk SMP/MTs Kelas VII, Erwan Rachmat dan Nur Santi (hal 32), cerita fantasi sebagian (irisan) berisi cerita hasil khayalan pengarang, tetapi masih menggunakan nama yang ada dalam dunia nyata. Berikut ini adalah penjelasan tentang isi plot dalam cerita fantasi dan struktur penulisannya yang bisa disimak.

1. Isi Plot dalam Cerita Fantasi

Secara umum, isi plot yang ada dalam cerita fantasi terdiri dari tiga hal, yakni eksposisi, krisis, serta klimaks dan falling action. Umumnya, eksposisi ada di sepanjang bagian pertama cerita yang di dalamnya banyak bermunculan krisis dan diikuti aksi naik turun kecil.

Kemudian cerita akan mencapai konflik hingga klimaks. Adapun klimaks adalah konflik puncak antara protagonis dan antagonis. Lalu, di bagian akhir adalah aksi menurun sebagai penyelesaian atau resolusi. Jadi, hampir semua cerita akan berpedoman pada isi plot dengan ketiga bagian tersebut.

2. Struktur Penulisan Cerita Fantasi

Sebenarnya, struktur penulisan cerita fantasi sama dengan isi plotnya. Hanya saja, terdapat penyebutan istilah yang sedikit berbeda. Jika isi plot cerita fantasi berkaitan dengan sihir, mistik, makhluk gaib, dan lainnya, maka struktur penulisan ini lebih mengarah pada tata bahasanya.

Berikut adalah struktur penulisan cerita fantasi yang dapat diketahui.

  • Orientasi, yakni bagian yang berisi pengenalan tokoh, latar, watak tokoh, dan konflik.

  • Komplikasi, yakni bagian yang berisi hubungan sebab akibat sehingga akan muncul masalah sampai masalah itu masuk ke tahap puncak atau klimaks.

  • Resolusi, yakni bagian yang berisi penyesalan masalah dari konflik yang terjadi.

Baca Juga: Pengertian Cerita Pengalaman dan Contohnya

Demikian informasi tentang isi plot cerita fantasi dan juga struktur penulisannya yang wajib dipahami. (Anne)