Isi Sumpah Pemuda Lengkap dengan Makna dan Sejarahnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumpah Pemuda adalah salah satu bukti perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari para penjajah. Sumpah Pemuda sendiri dicetuskan pada tanggal 28 Oktober 1928. Kini setiap tanggal 28 Oktober selalu diperingati sebagai hari Sumpah Pemuda untuk mengenang perjuangan para pahlawan. Berikut adalah isi Sumpah Pemuda lengkap dengan makna dan sejarahnya yang perlu kamu ketahui.
Makna dan Isi Sumpah Pemuda
Dikutip dari buku Explore Sejarah Indonesia Jilid 2 untuk SMA/MA Kelas XI karya Dr. Abdurakhman, S.S., M.Hum (2020: 113), Sumpah Pemuda telah mempersatukan bangsa Indonesia. Hal itu disebabkan adanya pernyataan tentang kesatuan tanah air, kesatuan bangsa, dan kesepakatan untuk menjunjung bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dalam ikrar Sumpah Pemuda.
Untuk merumuskan isi Sumpah Pemuda ini diperlukan waktu 2 hari. Lalu pada tanggal 28 Oktober 1928 dalam Kongres Pemuda II, para pemuda bersepakat merumuskan tiga janji yang kemudian disebut sebagai Sumpah Pemuda.
Adapun isi Sumpah Pemuda adalah sebagai berikut:
Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Makna yang terkandung dalam Sumpah Pemuda yaitu bahwa peristiwa bersejarah itu mengajarkan nilai-nilai persatuan bangsa. Sumpah Pemuda membuktikan, perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia ternyata dapat disatukan sebagai perwujudan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “berbeda-beda tetapi tetap satu”.
Sejarah Sumpah Pemuda
Kongres Pemuda II dilangsungkan selama dua hari pada 27 dan 28 Oktober 1928 di Batavia. Hari pertama, kongres menempati Gedung Katholikee Jongelingen Bond atau Gedung Pemuda Katolik, sedangkan kongres di hari kedua diadakan di Gedung Oost Java (sekarang di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat).
Pada saat rapat berlangsung Moehammad Jamin memberikan uraian tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda yang dipengaruhi lima faktor yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan. Pada rapat ini pemuda membahas masalah pendidikan dengan pembicara Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro.
Tujuan Kongres Pemuda II antara lain: (1) Melahirkan cita cita semua perkumpulan pemuda pemuda Indonesia, (2) Membicarakan beberapa masalah pergerakan pemuda Indonesia; serta (3) Memperkuat kesadaran kebangsaan dan memperteguh persatuan Indonesia.
Itulah isi Sumpah Pemuda beserta makna dan sejarah singkatnya. Adanya Sumpah Pemuda ini melahirkan dan mempersatukan seluruh rakyat menjadi satu kesatuan yaitu Indonesia hingga munculnya ikrar yaitu bertumpah darah, berbangsa, dan berbahasa satu Indonesia. (UMI)
