Konten dari Pengguna

Isi Surat Al Bayyinah Ayat 5 dan Penerapannya dalam Kehidupan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Isi Surat Al Bayyinah dalam Alquran. Foto: dok. https://unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Isi Surat Al Bayyinah dalam Alquran. Foto: dok. https://unsplash.com/

Dalam Islam, kita sudah mengenal Alquran sebagai kitab suci yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Kitab ini diturunkan sebagai pedoman bagi seluruh umat manusia. Alquran berisi 114 surat yang membahas tentang banyak hal termasuk perintah ibadah. Hal ini dapat kita temukan dalam surat Al Bayyinah ayat 5. Berikut ini adalah bacaan surat Al Bayyinah ayat 5 dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Isi Surat Al Bayyinah dan Penerapannya dalam Kehidupan

Surat Al Bayyinah yang termasuk ke dalam golongan surat Madaniyah ini merupakan salah satu surat pendek yang terdiri dari 8 ayat. Surat ke-98 ini memiliki nama Al Bayyinah yang berarti pembuktian. Nama surat ini juga disebutkan dalam ayat pertama surat Al Bayyinah berikut ini:

لَمْ يَكُنِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِيْنَ مُنْفَكِّيْنَ حَتّٰى تَأْتِيَهُمُ الْبَيِّنَةُۙ

Artinya: Orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tidak akan meninggalkan (agama mereka) sampai datang kepada mereka bukti yang nyata, (QS. Al Bayyinah:1)

Secara keseluruhan, isi kandungan surat Al Bayyinah berisi pembuktian yang diberikan kepada kaum kafir. Hal ini juga dijelaskan secara rinci dalam buku berjudul Tafsir An-Nur Jilid 04 yang disusun oleh Prof. Dr. Teungku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy (2011:599) yang menyebutkan bahwa surat Al-Bayyinah memiliki kandungan yang berisi bantahan terhadap pendirian orang orang kafir baik dari golongan musyrik maupun golongan ahli kitab.

Isi Surat Al Bayyinah dalam Alquran. Foto: dok. https://unsplash.com/

Tak hanya itu, surat Al Bayyinah ini juga berisi tentang perintah Allah kepada seluruh umat Islam untuk menunaikan ibadah wajib, yaitu mendirikan sholat dan juga menunaikan zakat. Hal ini disebutkan dalam surat Al Bayyinah ayat 5 berikut ini:

وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلْقَيِّمَةِ

Wa mā umirū illā liya'budullāha mukhliṣīna lahud-dīna ḥunafā`a wa yuqīmuṣ-ṣalāta wa yu`tuz-zakāta wa żālika dīnul-qayyimah

Artinya: Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus. (QS Al Bayyinah:5)

Berdasarkan surat Al Bayyinah ayat 5 tersebut kita dapat mengetahui bahwa setiap umat Islam diperintahkan untuk menunaikan zakat setiap tahunnya serta mendirikan sholat wajib 5 waktu secara rutin dan tepat waktu. Dalam ayat tersebut juga disebutkan bahwa dengan kita mengamalkan ibadah yang diperintahkan Allah tersebut kita juga berarti telah menjalankan ajaran agama Islam yang murni dan lurus.

Dengan memahami isi surat Al Bayyinah ayat 5 ini, Anda dapat mengambil hikmah yang bermanfaat bagi Anda. Pembahasan ini juga dapat dijadikan sebagai pengingat diri untuk senantiasa mendirikan sholat dengan tepat waktu dan juga menunaikan zakat setiap tahunnya. (DAP)