Konten dari Pengguna

Isi Surat Al Kafirun, Surat Pendek dalam Alquran yang Wajib Dihafalkan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surat Al Kafirun, Foto: Dok. pinterest.com.
zoom-in-whitePerbesar
Surat Al Kafirun, Foto: Dok. pinterest.com.

Sebagai seorang muslim, apakah kamu sudah hafal dengan isi surat Al Kafirun? Termasuk dalam Juz 30, surat ini adalah surat ke-109 dalam Alquran. Surat berjumlah 6 ayat ini tergolong sebagai surat Makiyyah, karena diturunkan saat Rasulullah masih berada di Mekkah. Untuk diketahui, surat ini diturunkan setelah surat Al Maun.

Surat Al Kafirun merupakan salah satu surat yang wajib dihafalkan umat muslim karena sejumlah keutamaannya. Salah satu keutamaannya adalah dapat membebaskan diri dari kemusyrikan. Hal ini sesuai sabda Rasulullah yang diriwayatkan dalam hadits Abu Dawud dari Farwah bin Naufal sebagai berikut.

“Bacalah ‘qul yaa ayyuhal kafirun’ kemudian tidurlah di akhirnya. Sesungguhnya ayat tersebut membebaskan diri dari kemusyrikan” (HR Abu Dawud dari Farwah bin Naufal).

Tak hanya itu, surat Al Kafirun nyatanya adalah surat yang ditakuti iblis sekaligus dapat memperkuat fondasi keimanan seorang muslim. Hal ini diriwayatkan oleh Syeikh Ibnu ‘Abbas sebagai berikut.

“Tidak ada dalam Alquran yang lebih menakutkan bagi iblis daripada ‘qul yaa ayyuhal kafirun’, sebab ia adalah tauhid dan pembebas dari kemusyrikan”.

Isi Surat Al Kafirun dan Artinya

Agar dapat meraih berbagai keutamaan tersebut, berikut isi surat Al Kafirun beserta artinya.

قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ(1

qul yā ayyuhal-kāfirụn

Artinya: Katakanlah (Muhammad), "Wahai orang-orang kafir!

لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ(2

lā a'budu mā ta'budụn

Artinya: aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah

وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُد(ُ3

wa lā antum 'ābidụna mā a'bud

Artinya: dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah

وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْ(ۙ4

wa lā ana 'ābidum mā 'abattum

Artinya: dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah

وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ(5

wa lā antum 'ābidụna mā a'bud

Artinya: dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.

لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْن(6ِ

lakum dīnukum wa liya dīn

Artinya: Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.

(RYFA)