Istilah Ekologi untuk Dua Ekor Kupu-Kupu pada Sebuah Taman Bunga

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dua ekor kupu kupu pada sebuah taman bunga disebut sebagai populasi. Populasi adalah sebuah istilah ekologi. Jadi kalimat tentang kupu-kupu tersebut bukan sedang menggambarkan situasi yang puitis atau romantis, melainkan tentang makhluk hidup dan lingkungannya.
Dua Ekor Kupu-kupu pada Taman Bunga Disebut Populasi, Apa Itu?
Dalam buku Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP Kelas VII (2021) yang ditulis oleh Victoriani Inabuy dan kawan-kawan disebutkan bahwa tingkatan organisasi kehidupan dalam ilmu ekologi adalah sebagai berikut:
Individu
Populasi
Komunitas
Ekosistem
Bioma
Biosfer
Berdasarkan laman www.pslh.ugm.ac.id, populasi adalah kumpulan sesuatu atau individu yang sama dalam ruang lingkup yang sama. Definisi ini bisa dikembangkan sesuai dengan bidang keilmuan yang membicarakan atau yang menelitinya.
Dengan demikian, satu ekor kupu-kupu di taman bunga disebut individu, sedangkan 2 ekor kupu-kupu di taman bunga disebut populasi. Bunga di taman bunga itu juga merupakan populasi. Populasi kupu-kupu dan populasi bunga berkumpul dalam komunitas taman bunga.
Baca juga: Pengertian Populasi dalam Penelitian Menurut Para Ahli
Kehidupan Populasi Kupu-kupu pada Sebuah Taman Bunga
Antara populasi satu dengan yang lain melakukan interaksi yang disebut simbiosis. Simbiosis ada 3 macam, yaitu:
Parasitisme, yaitu salah satu organisme yang menjadi parasit mendapat keuntungan, sedangkan organisme lain mengalami kerugian.
Mutualisme, yaitu hubungan yang saling menguntungkan.
Komensalisme, yaitu salah satu pihak mendapat keuntungan, tapi pihak lain tidak dirugikan.
Kupu-kupu dan bunga di taman merupakan simbiosis mutulisme. Kupu-kupu menghisap nektar yang dimiliki bunga sebagai sumber makanan, sedangkan bunga mendapat bantuan dari kupu-kupu ketika melakukan penyerbukan.
Populasi bisa mengalami kepadatan atau yang disebut sebagai over populasi atau over population. Biasanya terjadi pada manusia di kota-kota besar. Populasi juga bisa mengalami penurunan, bahkan kelangkaan. Kupu-kupu termasuk yang sering mengalami penurunan di beberapa tempat.
Populasi kupu-kupu menurun seiring dengan makin banyaknya hutan yang beralih fungsi menjadi pemukiman atau untuk tujuan lain. Masyarakat juga semakin jarang menanam bunga. Akibat keterbatasan lahan atau halaman, masyarakat memilih tanaman yang bisa dikonsumsi, misalnya jenis sayur-sayuran.
Memahami konsep ekologi tentang populasi kupu kupu pada sebuah taman bunga memberikan pengetahuan lain yang berhubungan dengan dinamika populasi dan kelestarian alam. (LUS)
