Istilah Pengertian Kalimat yang Mengandung Perintah

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Indonesia memiliki kekayaan tata bahasa yang beragam bentuk dan maknanya. Pelajaran Bahasa Indonesia salah satunya mempelajari tentang materi penggunaan kalimat perintah di dalam sebuah teks Bahasa Indonesia. Kalimat perintah dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari, untuk menyatakan berbagai macam hal baik itu dalam rangka memberikan pesan, menyatakan informasi ataupun memberikan berita. Kalimat yang mengandung perintah disebut kalimat imperatif. Simak penjelasannya dalam pembahasan berikut.
Kalimat Perintah Imperatif dalam Bahasa Indonesia
Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kalimat perintah adalah kalimat yang mengandung intonasi dan makna perintah atau larangan. Selain itu, makna imperatif di dalam KBBI adalah bentuk perintah untuk kalimat atau verba yang menyatakan larangan atau keharusan melaksanakan perbuatan. Oleh sebab itu, istilah kalimat yang mengandung perintah adalah kalimat imperatif.
Ciri-Ciri Kalimat Perintah dalam Bahasa Indonesia
Berikut ciri-ciri kalimat perintah:
Nada atau intonasi kalimat perintah yang diucapkan tergantung dengan konteks kalimat atau konteks pembicaraan.
Menggunakan inversi atau struktur kalimat Predikat (P) – Subjek (S).
Menggunakan imbuhan –lah atau –kan.
Terkandung makna perintah atau suruhan.
Jika kalimat tersebut disampaikan secara tertulis, maka kalimat itu akan diakhiri dengan tanda seru (!).
Fungsi Kalimat Perintah dalam Bahasa Indonesia
Dikutip dari buku Teori dan Aplikasi Bahasa Indonesia karya Nanda Saputra dan Nurul Aida Putri (176:2020), kalimat perintah (imperatif) dipakai untuk menyuruh dan melarang orang berbuat sesuatu. Kalimat perintah berintonasi menurun dan diakhiri tanda titik (.) atau seru (!). Kalimat perintah dapat dipilah lagi menjadi kalimat perintah suruhan, kalimat perintah halus, kalimat perintah larangan dan kalimat perintah pembiaran.
1. Contoh kalimat perintah halus
Tolong bawa mobil ini ke bengkel agar kerusakannya dapat diperbaiki.
2. Contoh kalimat perintah suruhan
Tutup pintu!
3. Contoh kalimat perintah larangan
Jangan main di tangga!
4. Contoh kalimat perintah ajakan atau harapan
Marilah bersama kita menjaga kebersihan pantai ini.
5. Contoh kalimat perintah pembiaran
Biarlah kakak pergi bermain bersama temannya.
Demikian ulasan pelajaran Bahasa Indonesia tentang kalimat perintah atau yang bisa disebut juga dengan kalimat imperatif. Jadilah pendengar atau orang yang menggunakan kalimat perintah dengan baik dan benar, agar orang tidak mudah salah paham dengan kalimat perintah yang disampaikan. Semoga ulasan di atas bermafaat. (ANG)
