Konten dari Pengguna

Istilah Tingkat Kegelapan atau Kecerahan Suatu Objek pada Interpretasi Citra

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tingkat Kegelapan atau Kecerahan Suatu Objek  Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Tingkat Kegelapan atau Kecerahan Suatu Objek Foto:Unsplash

Interpretasi citra terdiri atas sembilan unsur. Istilah pada tingkat kegelapan atau kecerahan suatu objek disebut rona. Simak unsur-unsur interpretasi citra lainnya melalui penjelasan berikut ini.

Penginderaan jauh merupakan salah satu materi yang dipelajari dalam ilmu Geografi. Penginderaan jauh adalah teknik atau ilmu untuk mendapatkan data dari permukaan bumi tanpa kontak langsung dengan objek. Penginderaan jauh dimanfaatkan di bidang geologi, perkotaan, meteorologi, dan tanah.

Istilah Pada Tingkat Kegelapan atau Kecerahan Suatu Objek

Ilustrasi Tingkat Kegelapan atau Kecerahan Suatu Objek Foto:Unsplash

Citra adalah data yang dihasilkan dari penginderaan jauh. Tingkat kegelapan atau kecerahan suatu objek disebut rona.

Pengertian citra yaitu gambaran yang tampak dari suatu objek yang sedang diamati sebagai hasil rekaman dari alat pemantau. Berdasarkan alat yang digunakan, citra foto dapat dibagi menjadi;

  1. Foto udara, foto yang dibuat dari pesawat atau balon udara.

  2. Foto satelit atau foto orbital, yaitu foto yang dibuat dari satelit.

Adapun penjelasan tentang interprestasi citra terdapat dalam buku Geografi: Membuka Cakrawala Dunia, yang disusun oleh Bambang Utoyo (PT. Grafindo Media Pratama). Diambil dari buku tersebut, interpretasi citra adalah kegiatan mengkaji atau menerjemahkan citra dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan memaknai objek.

Interpreter adalah orang yang melakukan interpretasi. Adapun unsur-unsur yang terdapat dalam interpretasi citra adalah sebagai berikut,

  • Rona dan Warna.

Tingkat kegelapan atau kecerahan suatu objek disebut rona pada foto. Sedangkan warna adalah wujud yang terlihat mata dengan menggunakan spektrum lebih sempit dari spektrum yang tampak. Rona pada citra dipengaruhi oleh lima faktor, yaitu;

  1. Karakteristik objek.

  2. Jenis film yang digunakan.

  3. Kondisi cahaya pada saat pemrosesan emulsi.

  4. Keadaan cuaca.

  5. Letak objek dan waktu pemotretan.

  • Ukuran.

Ciri objek berupa luas, lereng, dan volume.

  • Bentuk.

Konfigurasi atau kerangka gambar dari suatu objek yang mudah dikenali.

Istilah Tingkat Kegelapan atau Kecerahan Suatu Objek Foto:Unsplash
  • Tekstur.

Frekuensi perubahan rona pada citra yang dinyatakan dengan kasar, sedang, atau halus.

  • Pola.

Susunan yang membedakan apakah suatu objek terbentuk secara alami atau buatan manusia.

  • Konvergensi bukti.

Bukti-bukti yang mengarah kepada kebenaran.

  • Bayangan.

Sifat yang menyembunyikan detail atau objek yang berada di daerah gelap.

  • Situs.

Letak suatu objek terhadap objek lain di sekitarnya.

  • Asosiasi.

Keterkaitan antara objek satu dengan objek lainnya.

Tingkat kegelapan atau kecerahan suatu objek disebut rona. Rona merupakan salah satu unsur yang terdapat dalam interpretasi citra. Semakin banyak unsur-unsur interpretasi yang terdapat dalam citra, maka semakin besar kemungkinan yang berpotensi pada kebenaran.(DK)