Konten dari Pengguna

Istilah untuk Alasan Seseorang untuk Melakukan Sesuatu dari Dalam Diri

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Alasan Seseorang untuk Melakukan Sesuatu dari Dalam Diri. (Foto: StockSnap by https://pixabay.com/id/)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Alasan Seseorang untuk Melakukan Sesuatu dari Dalam Diri. (Foto: StockSnap by https://pixabay.com/id/)

Manusia merupakan makhluk hidup yang memiliki akal untuk berpikir dan menentukan kebutuhan dirinya sendiri. Dalam melakukan tindakan ekonomi, setiap individu harus berpedoman pada motif dan prinsip ekonomi. Istilah alasan seseorang untuk melakukan sesuatu atau dorongan dari dalam diri manusia untuk berbuat atau bertindak disebut dengan motif. Manusia bertindak karena didasarkan oleh suatu keinginan. Apabila keinginan itu berkaitan dengan kegiatan ekonomi, maka disebut dengan motif ekonomi. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai motif manusia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penjelasan Mengenai Motif dalam Memenuhi Kebutuhan Manusia

Ilustrasi Alasan Seseorang untuk Melakukan Sesuatu dari Dalam Diri. (Foto: StartupStockPhotos by https://pixabay.com/id/)

Alasan seseorang untuk melakukan sesuatu atau dorongan dari dalam diri manusia untuk berbuat atau bertindak disebut dengan motif. Dikutip dari buku Pasti Bisa Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas VII yang ditulis oleh Tim Ganesha Operation (2017: 55), manusia melakukan tindakan ekonomi disebabkan oleh alasan tertentu dan ada dorongan yang kuat dari dalam diri orang tersebut. Berikut adalah contoh tindakan ekonomi dengan motif yang mendorong orang tersebut untuk melakukan hal tersebut:

  • Motif untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai kemakmuran, yaitu motif ekonomi yang paling utama untuk kepentingan pribadinya.

  • Motif untuk mendapatkan keuntungan, yaitu dorongan untuk mendapatkan untung yang lebih besar sehingga bisa mencapai peningkatan kualitas hidup.

  • Motif untuk memperoleh kekuasaan ekonomi, yaitu dorongan untuk mendapatkan kekuasaan dalam bidang ekonomi.

Adapun motif non-ekonomi yang menggerakan manusia untuk melakukan tindakan ekonomi adalah sebagai berikut:

  • Motif untuk mendapatkan penghargaan, yaitu motif untuk mendapatkan pengakuan dari masyarakat atau negaranya.

  • Motif sosial, yaitu dorongan untuk menolong atau meringankan beban sesama manusia.

  • Motif politik, yaitu keinginan untuk bisa berkiprah dalam dunia politik dan menentukan kebijakan.

Berdasarkan dari penjelasan di atas, alasan seseorang untuk melakukan sesuatu atau dorongan dari dalam diri manusia untuk berbuat atau bertindak disebut dengan motif. Demikian penjelasan mengenai contoh motif ekonomi dan non-ekonomi. Semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)