Istilah untuk Menyebut Olahan Bahan Pangan Setengah Jadi

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata “makanan”? Apakah sesuatu yang lezat atau sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi demi pemenuhan gizi sehari-hari? Bila kamu memikirkan tentang dua hal tersebut, maka kamu benar. Oleh sebab itu, pihak produsen makanan pun berupaya agar bisa menyajikan makanan yang tidak hanya enak dan menarik, namun juga memiliki nutrisi yang baik bagi tubuh. Namun, tahukah kamu bahwa tidak semua industri makanan membuat makanan dari awal sampai akhir hingga siap kita santap? Ya, ada beberapa industri pangan yang mengolah bahan pangan menjadi setengah jadi. Olahan bahan pangan setengah jadi adalah produk pangan primer. Berikut penjelasannya.
Olahan Bahan Pangan Setengah Jadi
Mengutip buku Pemikiran Guru Besar IPB: Tantangan Generasi Muda dalam Pertanian, Pangan, dan Energi oleh Dewan Guru Besar IPB (2016:167), secara legal dalam Undang-Undang Pangan nomor 18 tahun 2012 pangan didefinisikan sebagai segala seuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan, dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan, dan bahan lainnya yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, dan/atau pembuatan makanan atau minuman (Republik Indonesia 2012).
Seiring berkembangnya teknologi, industri pengolahan pangan semakin maju. Namun, masih ada jenis-jenis industri pangan seperti pengolahan bahan pangan setengah jadi atau biasa disebut produk pangan primer. Contoh olahan bahan pangan setengah jadi adalah tepung dan ikan asap yang bisa diolah lagi menjadi makanan lain di industri pengolahan makanan lanjutan
Keuntungan pengolahan bahan pangan setengah jadi adalah bisa menjadi bahan baku untuk pengolahan makanan lanjutan. Selain itu, hasil bahan pangan setengah jadi ini lebih aman sehingga dapat diperjual belikan antar daerah maupun negara. Namun, pengolahan bahan pangan setengah jadi juga memiliki kerugian seperti mudah terkontaminasi bakteri.
Itulah ulasan mengenai industri dengan produk pangan primer yang merupakan hasil olahan bahan pangan setengah jadi. Apapun bentuk industrinya, kita tetap harus mendukung demi ketahanan pangan di masyarakat. (LOV)
