Jadwal Acara Galungan dan Kuningan 2025 untuk Dicatat Umat Hindu

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat Hindu bisa mencatat jadwal acara Galungan dan Kuningan 2025. Hari Raya Galungan dan Kuningan merupakan perayaan keagamaan umat Hindu di Indonesia. Dalam perayaan ini, biasanya akan dilaksanakan sejumlah acara dan tradisi.
Hari Raya Galungan dan Kuningan dirayakan berdasarkan kalender Bali. Oleh sebab itu, tanggal perayaan Galungan dan Kuningan jatuh di tanggal berbeda setiap tahunnya.
Jadwal Acara Galungan dan Kuningan 2025 untuk Dicatat
Mengutip dari situs resmi bimashindu.kemenag.go.id, Hari Raya Galungan dan Kuningan dirayakan setiap 210 hari sekali berdasarkan kalender Saka Bali. Berikut ini adalah tanggal perayaan Galungan dan Kuningan 2025.
Hari Raya Galungan: Kamis, 24 April 2025
Hari Raya Kuningan: Sabtu, 3 Mei 2025
Hari Raya Galungan Kedua: Rabu, 19 November 2025
Hari Raya Kuningan Kedua: Sabtu, 29 November 2025
Adapun jadwal acara Galungan dan Kuningan 2025 adalah sebagai berikut.
1. Tumpek Wariga
Tumpek Wariga dilaksanakan 25 hari sebelum Hari Raya Galungan. Tumpek Wariga juga disebut dengan nama lain seperti Tumpek Uduh, Tumpek Bubuh, Tumpek Penguduh, Tumpek Pengatag, atau Tumpek Pengarah.
Pada Tumpek Wariga, umat Hindu akan memuja Sang Hyang Sangkara sebagai Dewa Kemakmuran dan Keselamatan Tumbuh-tumbuhan. Tradisi yang dilakukan adalah menghaturkan banten yang berisi bubur sumsum berwarna.
2. Sugihan Jawa
Sugihan Jawa dilaksanakan 6 hari sebelum Galungan. Sugihan Jawa berasal dari kata sugi yang artinya suci dan jawa yang berarti luar. Jadi, Sugihan Jawa berarti pembersihan semua yang berada di luar diri manusia. Pada hari tersebut, umat Hindu melakukan upacara Mererebu atau Mererebon.
3. Sugihan Bali
Acara berikutnya adalah Sugihan Bali yang dilaksanakan enam hari sebelum Galungan. Tujuan upacara ini adalah membersihkan jiwa dan raga yang disebut Bhuana Alit. Pelaksanaannya adalah dengan mandi, melakukan pembersihan fisik, dan memohon Tirta Gocara pada Sulinggih.
4. Hari Penyekeban
Hari Penyekeban dilakukan 3 hari sebelum Hari Raya Galungan. Makna Hari Penyekeban adalah mengekang diri supaya tidak melakukan hal yang dilarang oleh agama.
5. Hari Penyajan
Hari Penyajan dilaksanakan 2 hari sebelum Galungan. Umat Hindu percaya bahwa pada Hari Penyajan, umat akan digoda oleh Sang Bhuta Dungulan untuk mengetahui sejauh mana pengendalian diri umat Hindu menuju Galungan.
Baca juga: 8 Ucapan Rahajeng Nyanggra Rahina Galungan yang Mengandung Doa
Itulah jadwal acara Galungan dan Kuningan 2025. Umat Hindu juga perlu mencatat tanggal perayaan Galungan dan Kuningan 2025. (KRIS)
