Jawaban Soal Matematika: Koperasi Unit Desa Mandiri Mempunyai Dua Gudang Beras

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Koperasi unit desa mandiri mempunyai dua gudang beras merupakan sepenggal soal Matematika mengenai bilangan pecahan. Terdapat beberapa jenis bilangan dalam Matematika, satu di antaranya adalah bilangan pecahan.
Siswa harus bisa memahami apa yang dimaksud dengan bilangan pecahan agar bisa menyelesaikan soal. Selain itu, siswa juga harus bisa memahami soal dengan baik, terutama untuk soal dalam bentuk cerita.
Jawaban Soal: Koperasi Unit Desa Mandiri Mempunyai Dua Gudang Beras
Apa yang dimaksud dengan bilangan pecahan? Dikutip dari Matematika 1 SMP Kelas VII, Marsigit dan Susilo (2006:33), bilangan pecahan adalah bilangan yang bisa dinyatakan dalam bentuk a/b dengan a, b bilangan bulat, b ≠ 0, dan b bukan faktor dari a.
Supaya bisa memahami pecahan, simak soal berikut.
Koperasi Unit Desa Mandiri mempunyai dua gudang beras. Kedua gudang itu dapat menampung masing-masing 16 ton dan 19 ⅖ ton beras. Beras dari kedua gudang tersebut dibawa ke pasar dengan sebuah truk. Truk tersebut memiliki daya angkut 2 19/20 ton. Agar beras dari kedua gudang habis, berapa kalikah truk tersebut harus mengangkutnya?
Pembahasan
Diketahui
Beras di gudang 1 = 16 ton
Beras di gudang 2 = 19 ⅖ ton
Daya angkut truk = 2 19/20 ton
Ditanya
Berapa kali truk harus mengangkut beras agar beras di kedua gudang tersebut habis?
Jawaban
Berat total beras = beras di gudang 1 + beras di gudang 2
Berat total beras = 16 ton + 19 ⅖ ton = 35 ⅖ ton
Jumlah truk harus mengangkut = jumlah total beras : daya angkut truk
Jumlah truk harus mengangkut = 35 ⅖ ton : 2 19/20 ton
= 177/5 : 59/20
= 177/5 x 20/59
= 177 x 4/59
= 708/59
= 12
Jadi, supaya beras di kedua gudang bisa habis, truk harus mengangkut beras sebanyak 12 kali.
Jenis-Jenis Bilangan Pecahan
Bilangan pecahan dibagi menjadi beberapa jenis. Berikut adalah penjelasannya.
Pecahan murni: pembilang pada pecahan ini lebih kecil daripada penyebutnya. Contohnya adalah ¼, 1/7, dan sebagainya.
Pecahan tidak murni: pecahan yang penyebutnya lebih kecil daripada pembilangnya. Contohnya adalah 5/3, 22/7, dan sebagainya.
Pecahan campuran: pecahan yang terdiri dari bilangan bulat a, b, dan c yang bersifat a b/c = a + b/c, dengan b/c adalah pecahan murni. Contohnya adalah 1 ⅔, 5 8/11, dan sebagainya.
Baca juga: 5 Contoh Soal Pecahan Campuran Kelas 5 dan Kunci Jawabannya
Jawaban soal Matematika: koperasi unit desa mandiri mempunyai dua gudang beras tersebut bisa dipelajari agar siswa bisa memahami bilangan pecahan dengan baik. Selamat belajar! (KRIS)
