Jawaban Teka-Teki: Pengulangan Bunyi yang Berselang

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

TTS adalah permainan asah otak yang memiliki soal dari topik yang sangat luas. Topik soal yang beragam membuat permainan ini jauh dari kata membosankan. Tidak heran jika banyak yang menggemari TTS. Salah satu soal yang cukup sering muncul adalah pengulangan bunyi yang berselang.
Terkadang soal TTS sulit dicari jawabannya. Hal ini tidak membuat masyarakat meninggalkan TTS. Justru, soal yang sulit memberikan tantangan tersendiri.
Pengulangan Bunyi yang Berselang
Teka-teki silang sekarang bisa ditemui versi cetak dan versi digitalnya. Pemain bisa memilih versi mana yang lebih disukai. Permainan ini dilengkapi dengan soal-soal yang menarik sehingga disukai oleh masyarakat. Pemain bisa mencari jawaban TTS dari berbagai macam sumber yang sesuai.
Lantas, apa sebutan untuk pengulangan bunyi yang berselang? Jawaban yang benar untuk soal tersebut adalah rima. Dikutip dari kbbi.kemdikbud.go.id, arti rima adalah pengulangan bunyi yang berselang, baik di dalam larik sajak maupun pada akhir larik sajak yang berdekatan.
Jenis-Jenis Rima pada Puisi
Dikutip dari Apresiasi Puisi (Teori dan Aplikasi), Yanti dan Gusriani (2022:24-25), dalam puisi, terdapat tiga jenis bunyi. Ada rima yang merupakan penataan unsur bunyi pada kata. Misalnya adalah pantun yang rimanya ab-ab dan syair yang rimanya aa-aa.
Selanjutnya adalah irama yang akan terlihat atau terdengar jelas ketika puisi dibacakan. Yang terakhir adalah diksi atau pilihan kata yang fungsinya adalah untuk menyampaikan makna puisi.
Terdapat beberapa jenis rima berdasarkan persesuaian bunyi dalam kata atau suku kata sebagai berikut:
Rima penuh: persamaan bunyi pada semua suku kata terakhir. Contohnya adalah sayur mayur.
Rima paruh: persamaan bunyi akhir pada suku kata paling akhir. Contohnya adalah campur baur.
Rima mutlak: persamaan bunyi akhir pada semua suku kata.
Rima asonansi: persamaan bunyi vokal pada kata. Contohnya adalah ketekunan kegemukan.
Rima konsonansi: persamaan bunyi konsonan pada kata. Contohnya adalah kocar kacir.
Rima aliterasi: persamaan bunyi pada awal kata. Contohnya adalah sedu sedan.
Rima disonansi: pertentangan bunyi vokal kata. Contohnya adalah kisah kasih.
Rima rangkai: persamaan bunyi yang ada di beberapa kata pada sebuah kata. Contohnya adalah kekayaan kejayaan.
Rima rupa: persamaan bunyi huruf yang serupa namun artinya berbeda. Contohnya adalah kumbang kembang.
Baca juga: Jawaban TTS 7 Kotak: Terbuka karena Tekanan dengan Bunyi yang Kuat
Demikian jawaban dan pembahasan tentang pengulangan bunyi yang berselang. Selamat bermain! (KRIS)
