Konten dari Pengguna

Jawaban TTS: Seni Pencatatan Transaksi Keuangan yang Benar

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Seni Pencatatan Transaksi Keuangan. (Foto: stevepb by https://pixabay.com/id/)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Seni Pencatatan Transaksi Keuangan. (Foto: stevepb by https://pixabay.com/id/)

Tahukah kamu bahwa akuntansi merupakan seni dalam mencatat, menggolongkan, dan mengikhtisarkan semua transaksi-transaksi yang terkait dengan keuangan? Ya, akuntansi berkaitan dengan keuangan yang telah terjadi dengan suatu cara yang bermakna dalam satuan uang. Tujuan dari proses akuntansi adalah untuk memberikan informasi yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan bagi para pemakai. Dengan demikian, maka pencatatan akuntansi harus dilakukan secara cepat dan akurat sebagai dasar pengambilan keputusan bagi para pengguna. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai seni pencatatan transaksi keuangan, yaitu akuntansi. Adapun pembahasan ini juga sering dicantumkan dalam pertanyaan TTS.

Penjelasan Mengenai Proses Akuntansi

Ilustrasi Seni Pencatatan Transaksi Keuangan. (Foto: Firmbee by https://pixabay.com/id/)

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa akuntansi merupakan seni pencatatan transaksi keuangan untuk memberikan informasi yang bermanfaat. Dikutip dari buku Akuntansi Bank: Teori dan Aplikasi dalam Rupiah Edisi Revisi (2010: 2), proses akuntansi merupakan urutan aktivitas yang dimulai dari terjadinya suatu transaksi yang mempengaruhi posisi keuangan perusahaan hingga terbentuknya laporan keuangan.

  • Setiap transaksi yang akan dicatat harus didukung oleh bukti/dokumen transaksi yang diakui.

  • Berikut adalah proses akuntansi secara lengkap:

  • Dokumen atau bukti transaksi merupakan dasar yang digunakan untuk pencatatan akuntansi. Adapun dokumen berupa kwitansi pembayaran, faktur pembelian, faktur penjualan, bukti transfer, dan dokumen lainnya yang dapat diterima.

  • Jurnal merupakan aktivitas pertama yang dilakukan dalam mencatat setiap transaksi keuangan. Atas dasar dokumen, jurnal dibuat sesuai dengan nomor akun atau sub-akun.

  • Buku besar merupakan sarana yang digunakan untuk menampung semua transaksi yang telah dikelompokkan sesuai dengan transaksi yang sejenis.

  • Neraca lajur disusun setelah dari buku besar. tujuannya untuk menggambarkan informasi atas semua transaksi yang terjadi pada periode tertentu..

  • Jurnal penyesuaian diperlukan untuk menyesuaikan transaksi-transaksi yang salah dalam pencatatan atau transaksi yang belum dicatat.

  • Neraca lajur setelah disesuaikan setelah dilakukan penyesuaian. Neraca lajur yang telah disesuaikan menjadi sarana untuk menyusun laporan keuangan.

  • Penulisan laporan keuangan terdiri dari neraca, laporan laba/rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan.

Akuntansi merupakan seni pencatatan transaksi keuangan yang sangat penting dilakukan dalam usaha bisnis. Semoga jawaban di atas bermanfaat! (CHL)