Konten dari Pengguna

Jawaban untuk Orang yang Meminta Maaf dengan Baik dan Hati yang Tulus

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jawaban untuk Orang yang Meminta Maaf. Foto: dok. Masjid MABA (Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jawaban untuk Orang yang Meminta Maaf. Foto: dok. Masjid MABA (Unsplash)

Tradisi maaf memaafkan di hari raya Lebaran menjadi salah satu kebiasaan yang dilakukan umat muslim di Indonesia. Ketika saling bermaaf-maafan, tak jarang kita menjadi bingung bagaimana jawaban yang tepat untuk membalasnya. Agar tak kebingungan, berikut ini adalah referensi jawaban untuk orang yang meminta maaf.

Referensi Jawaban untuk Orang yang Meminta Maaf

Ilustrasi Jawaban untuk Orang yang Meminta Maaf. Foto: dok. Chris Liverani (Unsplash)

Di hari raya Idul Fitri, setiap umat Islam saling bersilaturahmi dan mendoakan satu sama lain agar tetap dalam kebaikan. Biasanya setelah menunaikan sholat Idul Fitri umat muslim menyampaikan kalimat minal aidin wal faizin kepada sesama umat muslim.

Ucapan minal aidin wal faizin artinya 'Semoga Allah menjadikan kita termasuk dalam golongan orang-orang yang kembali dan orang-orang yang memperoleh kemenangan'.

Selain menyampaikan ucapan minal aidin wal faizin, umat muslim juga banyak yang mengucapkan doa taqobbalallahu minna wa minka dengan sesama umat muslim.

Amalan tersebut dibahas buku berjudul Sukses Dunia-Akhirat Dengan Doa-Doa Harian yang disusun oleh Mahmud Asy-Syafrowi (2018:539).

Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa ungkapan taqobbalallahu minna wa minka diucapkan saat para sahabat saling bertemu satu sama lain di hari Raya Idul Fitri.

Ilustrasi Jawaban untuk Orang yang Meminta Maaf. Foto: dok. Masjid Pogung Dalangan (Unsplash)

Ucapan ini rupanya termasuk salah satu doa kebaikan yang biasa diamalkan sahabat Nabi. sesuai dengan yang dibahas dalam hadis yang berbunyi:

فعن جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ قَالَ : كَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اِلْتَقَوْا يَوْمَ الْعِيدِ يَقُولُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ : تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك . قال الحافظ : إسناده حسن .

Dari Jubair bin Nufair, ia berkata bahwa jika para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berjumpa dengan hari Ied (Idul Fitri atau Idul Adha), satu sama lain saling mengucapkan, “Taqobbalallahu minna wa minka (Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian).

Tak hanya ucapan minal aidin wal faizin dan taqobbalallahu minna wa minka, umat muslim juga banyak yang menyampaikan permohonan maaf langsung dengan menggunakan Bahasa Indonesia. Berikut ini contoh permohonan maaf di hari raya Idul Fitri

  • Permohonan maaf yang tulus dan ikhlas disampaikan untukmu. Maafkan jika perlakuan dan perkataanmu pernah melukai hatimu.

  • Di hari raya Idul Fitri yang penuh kemenangan ini, saya ingin menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin untukmu. Selamat Hari Raya Idul Fitri.

  • Momen Idul Fitri yang penuh kegembiraan ini tak lengkap jika tanpa mendapatkan maaf darimu. Mohon maaf lahir dan batin, ya!

Jika kita menerima ucapan minta maaf tersebut tentunya kita perlu membalas ucapannya dengan ucapan yang sama. Berikut ini adalah jawaban untuk orang yang minta maaf dengan setulus hati:

  • Terima kasih telah meminta maaf, aku akan memaafkan kesalahanmu. Maafkan aku juga jika ada kesalahan yang sempat membuatmu sakit hati.

  • Iya, aku akan memaafkanmu seperti kamu memaafkanku dan teman-teman yang lain.

  • Aku menghargai permintaan maaf kamu dan aku akan memaafkanmu. Terima kasih.

Baca juga: 8 Ucapan saat Lebaran Idul Fitri yang Penuh Kebaikan

Sederet jawaban untuk orang yang meminta maaf dapat Anda jadikan sebagai referensi untuk membalas jawaban dengan baik. (DAP)