Jenis Bahan Galian dalam Industri Pertambangan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berdasarkan kemungkinan pemulihannya, sumber daya alam terbagi atas sumber daya alam yang senantiasa tersedia, sumber daya alam yang dapat diperbarui, dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Bahan galian termasuk dalam sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Ketahui jenis bahan galian dalam industri pertambangan melalui artikel berikut ini.
Baca juga: Bahan Tambang untuk Industri dan Lokasi Pertambangannya.
Bahan Galian dalam Pertambangan
Terdapat sumber daya alam di muka bumi yang persediaannya terbatas, dan memiliki waktu panjang dalam proses pembuatannya. Semua jenis bahan galian atau barang tambang termasuk dalam kelompok ini.
Dikutip dari buku Geografi: Membuka Cakrawala Dunia yang disusun oleh Bambang Utoyo (Grafindo Media Pratama), berikut adalah jenis bahan galian sebagai komoditi dalam industri.
1. Bahan Galian A (bahan galian strategis)
Yaitu semua jenis barang tambang yang sangat penting bagi pertahanan dan keamanan negara, serta sangat potensial bagi stabilitas perekonomian negara. Contoh bahan galian A antara lain minyak bumi, gas alam, batu bara, aspal, timah, nikel, bauksit, tembaga, dan bahan-bahan radioaktif.
2. Bahan Galian B (bahan galian vital)
Yaitu semua jenis barang tambang yang menguasai hajat hidup orang banyak. Contohnya emas, perak, platina, dan wolfram.
3. Bahan Galian C
Yaitu barang-barang tambang yang diperlukan untuk kegiatan industri. Contohnya sebagian besar mineral non logam, seperti batu pasir, belerang, batu-batu permata, batu granit, dan batu gamping (kapur, kalsit, dan marmer).
Usaha pertambangan dan bahan galian memiliki banyak peranan di Indonesia. Berdasarkan buku All New Target Nilai 100 Ulangan Harian SMP Kelas VIII yang disusun oleh Tim Guru Eduka (2018:261), berikut adalah peran industri bahan galian di Indonesia.
Menambah pendapatan negara.
Memperluas lapangan kerja.
Memajukan bidang transportasi dan komunikasi.
Memajukan industri dalam negeri.
Sebagai pemasok kebutuhan SDA barang tambang dan galian di dalam negeri.
Minyak bumi dan gas alam sebagai bahan bakar atau sumber energi.
Pasir atau batu sebagai bahan bangunan.
Emas, intan, dan perak sebagai perhiasan.
Bahan industri dalam negeri.
Bahan galian adalah semua bentukan alam yang terkandung di perut bumi, dalam bentuk kristal maupun cair dan memiliki susunan kimia tersendiri. Bahan galian bersifat potensial, karena bernilai ekonomi tinggi di Indonesia.(DK)
