Konten dari Pengguna

Jenis dan Persyaratan Zat Dapat Digunakan Untuk Indikator Asam Basa

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jelaskan  Persyaratan Zat Dapat Digunakan Untuk Indikator Asam Basa. (Foto: Angelica Echeverry | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jelaskan Persyaratan Zat Dapat Digunakan Untuk Indikator Asam Basa. (Foto: Angelica Echeverry | Unsplash.com)

Jelaskan persyaratan suatu zat dapat digunakan sebagai indikator asam basa pada ilmu kimia! Pasti kamu sudah pernah mendengar istilah asam dan basa. Terlebih lagi, asam dan basa adalah zat yang sering sekali digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Lemon yang terasa asam di lidah mengandung senyawa asam. Senyawa aman memiliki kandungan ion H+ yang membuat rasa lemon terasa asam saat dimakan. Lalu apa itu senyawa asam dan basa? Simak terus penjelasan di bawah ini ya!

Baca juga: NH3 Asam atau Basa? Ini Penjelasannya Menurut Ilmu Kimia

Pengertian Asam Basa dan Jenisnya

Ilustrasi Jelaskan Persyaratan Zat Dapat Digunakan Untuk Indikator Asam Basa. (Foto: Eggbank | Unsplash.com)

Seperti yang kita tahu, senyawa asam adalah zat yang dapat terionisasi dan melepaskan ion hidronium atau hidrogen. Contoh jenis zat asam adalah air jeruk lemon, vitamin c, dan cuka. Berbanding terbalik dengan asam, basa adalah zat yang dapat terionisasi dan melepaskan ion hidroksida. Contoh jenis basa adalah air sabun, ammonia, soda api, hingga air kapur sirih.

Seperti halnya senyawa lain, asam dan basa memiliki ciri-cirinya tersendiri. Berikut ciri asam dan basa.

1. Asam

  • Bersifat korosif

  • Jika terkena ke kulit akan terasa perih

  • Memiliki pH lebih kecil dari 7

  • Mengandung elektrolit sehingga dapat menghantarkan listrik

2. Basa

  • Basa memiliki pH lebih besar dari 7

  • Jika disentuh akan terasa licin

  • Memiliki rasa yang pahit

  • Bersifat kaustik jika kadarnya tinggi

Persyaratan Zat Dapat Digunakan Sebagai Indikator Asam Basa Pada Ilmu Kimia

Terdapat persyaratan suatu zat dapat digunakan sebagai indikator asam basa. Jika terjadi perubahan warna saat cairan asam atau basa diteteskan pada lakmus, maka cairan tersebut dapat menjadi indikator senyawa asam atau basa.

Mengutip buku dengan judul Jago Kimia SMA karya Esvandiari (2004), asam adalah suatu zat yang larutannya berasa asam, memerahkan lakmus biru, dan menetralkan basa. Sementara basa adakah suatu larutan yang memiliki rasa pahit, licin, dapat membuat biru kertas lakmus merah dan juga dapat menetralkan asam.

Namun, ternyata ada dua cara untuk menentukan indikator asam dan basa, yakni menggunakan indikator alami dan buatan. Indikator alami biasanya menggunakan bahan alami yang telah diekstrak sedemikian rupa.

Indikator alami yang dapat menentukan asam basa adalah bunga mawar, kunyit, dan kembang sepatu. Sementara indikator buatan menggunakan kertas lakmus atau dengan larutan metil merah, bromtimol biru, atau fenolftalein.

Itulah pengertian, jenis, dan persyaratan suatu zat dapat digunakan sebagai indikator asam basa. Semoga artikel ini dapat membantumu belajar kimia ya! (FAR)